BATAM TERKINI

Dilaporkan Cabuli 3 Anak di Bawah Umur di Tanjunguncang, Pria Ini Ternyata Tersangkut Kasus KDRT

EPK (38),seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur ternyata pernah dilaporkan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga oleh istrinya sendiri

Dilaporkan Cabuli 3 Anak di Bawah Umur di Tanjunguncang, Pria Ini Ternyata Tersangkut Kasus KDRT
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
EPK (38), seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur ternyata pernah dilaporkan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh istrinya sendiri. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - EPK (38), seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur ternyata pernah dilaporkan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh istrinya sendiri.

"Sebelum EPK terjerat kasus pencabulan anak, satu bulan lalu istri pelaku juga sempat melaporkan pelaku atas kasus KDRT,"kata Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, Selasa (22/01/2019).

Syafruddin juga mengungkapkan, pelaku pencabulan memang sudah bermasalah sebelumnya dengan istrinya. Sehingga istrinya membuat laporan terhadap pelaku sendiri.

"Nah setelah istrinya melapor bulan lalu, ternyata bulan ini pelaku dilaporkan kasus pencabulan anak di bawah umur," katanya.

Syafruddin juga menerangkan, dari hasil penyelidikan sementara bahwa pelaku merupakan orang yang tidak pernah peduli dengan keluarganya.

"Pelakunya ini baru satu bulan lalu, dilaporkan istrinya karena memukul istrinya, kita sudah damaikan tetapi malah berbuat kasus lain,"terangnya.

Gigitan Semut Gagalkan Aksi Pencabulan Siswi SMA di Luwu Utara Sulsel. Begini Kronologinya

Guru Privat Ditangkap Polisi. Pelaku Cabuli 34 Murid Cowok dan Rekam Pakai Kamera Handphone

Sempat Menghilang, Akhirnya Terduga Pelaku Pencabulan di Tanjunguncang di Tangkap Polisi

Siswi SD Keguguran Saat Jam Belajar, Guru Kaget Ternyata Pelaku Pencabulan Paman Kandung Korban

Syafruddin juga mengungkapkan, kasus pencabulan anak ini masih terus dikembangkan. Karena bisa saja korbannya bertambah selain tiga orang anak yang menjadi korbannya.

"Dari hasil pengembangan pelaku jarang di rumah, bahkan selama ini istrinya yang menghidupi keluarganya,"terangnya.

Untuk mepertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 82 Undang Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

FOLLOW JUGA:

Halaman
123
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved