INDONESIA MASTER 2019
HASIL INDONESIA MASTER 2019 - Hasil Babak Kualifikasi Pemain Indonesia, Sembilan Menang, 7 Kalah
Sebanyak 16 wakil Indonesia yang sudah bermain hingga pukul 13.30 WIB, sembilan di antara sukses memenangi pertandingan, 7 lainnya mengalami kekalahan
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sebanyak 16 wakil Indonesia yang sudah bermain hingga pukul 13.30 WIB, sembilan di antara sukses memenangi pertandingan, tujuh lainnya mengalami kekalahan.
Empat di antaranya dari sektor tunggal putra, termasuk pemain senior Sony Dwi Kuncoro yang mengalahkan juniornya sesama pemain Indonesia, Vicky Angga Saputra dengan skor 21-9, 21-7.
Tiga pemain tunggal lainnya yang menang di pertandingan pertama kualifikasi adalah Shesar Hiren Rhustavito yang mengalahkan pemain Belgia, Maxime Moreels dengan skor 21-9, 21-9.
Kemudian, Chico Aura Dwi Wardoyo mengalahkan pemain Belgia, Elias Bracke dengan skor 21-9, 21-16 dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang mengalahkan pemain Denmark, Victor Svendsen dalam pertarungan tiga set.
Ikhsan sempat kalah di set pertama 16-21, namun mengakhiri dua set berikutnya dengan kemenangan 21-19, dan 21-7.
• TEREKAM VIDEO, Sempat Berduel Saling Membelit, Seekor Ular King Cobra Akhirnya Telan Ular Piton
• 2 Hari Lagi Ahok Bebas, Penjelasan Polri soal Kabar BTP Akan Nikahi Bripda Puput Nastiti Devi
• Ria Ricis Bongkar Rumah Mewah Ayu Ting Ting. Ada Kamar Khusus Koleksi Tas Branded
• Sangketa dengan Leasing Paling Banyak Dilaporkan, BPSK Ungkap Kendala Selesaikan Sengketa Konsumen
Sementara Yehezkiel Fritz Mainaky gagal mengalahkan Daniel Fan. Pemain asal Australia itu menang 21-16, 21-11 atas Yehezkiel.
Gatjra Piliang Fiqihila Cupu juga kalah dari pemain India, Subhankar Dey. Pemain India itu menang 21-16, 21-18.
Syabda Perkasa Belawa juga kalah dari pemain Malaysia, Iskandar Zulkarnain. Iskandar menang 21-15, 21-17 atas Syabda.
Di nomor tunggal putri, ada tiga pemain yang sukses meraih kemenangan masing-masing Dinar Dyah Ayustine yang mengalahkan pemain Indonesia lainnya Aurum Oktavia Winata dengan skor 21-16, 21-11.
Kemudian Ruselli Hartawan mengalahkan pemain China Taipei dengan skor 21-7, 21-19 dan Yulia Yosephin Susanto mengalahkan Lianne Tan (Belgia) 21-19, 21-12.
Sementara itu, Choirunnisa gagal mengalahkan pemain Inggris, Chloe Birch. Nisa kalah dalam pertandingan tiga set.
Sempat menang di set pertama dengan skor 21-16, namun kalah di set kedua 21-23, dan 20-23.
• Honor Pertama Raffi Ahmad Rp 500 Ribu, Sekarang Kaya Raya
• Kapolresta Barelang Pimpin Deklarasi Generasi Milenial Mendukung Road Safety Menuju Zero Accident
• Penjelasan dan Sikap Politik Hotman Paris soal Foto Dirinya dengan Habib Rizieq Jadi Viral
• Petugas Damkar Ini Punya Tugas Khusus Tangani Hewan. Puluhan Kali Tangkap Ular, Termasuk King Kobra
Dua wakil lainnya yang menang berasal dari sektor ganda campuran.
Masing-masing dimenangkan pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Ramadhanti atas pasangan Rusia, Radion Alimov/Alina Davletova 19-21, 21-17, 21-16.
Sementara itu, Andika Ramadiansyah/Annisa Saufika menang atas ganda campuran Vietnam, Do Tuan Duc/Pham Nhu Thao dengan skor 21-15, 21-9. (tribunbatam.id/son)
Hasil Wakil Indonesia di Babak Kualifikasi Hari Ini, Selasa, 22 Januari 2019
- Shesar Hiren Rhustavito vs Maxime Moreels (Belgia) 21-9, 21-9
- Chico Aura Dwi Wardoyo vs Elias Bracke (Belgia) 21-9, 21-16
- Sony Dwi Kuncoro vs Vicky Angga Saputra 21-9, 21-7
- Daniel Fan (Australia) vs Yehezkiel Fritz Mainaky 21-16, 21-11
- Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Victor Svendsen (Denmark) 16-21, 21-19, 21-7
- Iskandar Zulkarnain (Malaysia) vs Syabda Perkasa Belawa 21-15, 21-17
- Subhankar Dey (India) vs Gatjra Piliang Fiqihila Cupu 21-18, 21-18
- Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand) vs Firman Abdul Kholik 21-13, 16-21, 21-12
- Chloe Birch (Inggris) vs Choirunnisa 16-21, 23-21, 22-20
- Dinar Dyah Ayustine vs Aurum Oktavia Winata 21-16, 21-11
- Ruselli Hartawan vs Chiang Ying Li (Chinese Taipei) 21-7, 21-19
- Yulia Yosephin Susanto vs Lianne Tan (Belgia) 21-19, 21-12
- Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Ramadhanti vs Radion Alimov/Alina Davletova (Rusia) 19-21, 21-17, 21-16
- Andika Ramadiansyah/Annisa Saufika vs Do Tuan Duc/Pham Nhu Thao 21-15, 21-9
* Cetak tebal pemain Indonesia. Nama paling awal pemenang.
Turnamen Terakhir Sebelum Pensiun
Turnamen Indonesia Masters 2019 menjadi turnamen terakhir pemain ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir. Dia pun bertekad menikmati penampilannya di ajang tersebut.
Indonesia Masters 2019 akan bergulir pada 22-27 Januari 2019 di Istora Senayan, Jakarta.
Liliyana Natsir akan turun berpasangan dengan Tontowi Ahmad sebelum mengundurkan diri dari olahraga yang membesarkan namanya tersebut.
Hadir pada konferensi pers Indonesia Masters 2019 di Jakarta, Senin (21/1/2019), Liliyana mengatakan dia ingin menikmati laga pada turnamen itu.
"Saya dan Tontowi akan berusaha enjoy karena kami ingin memberi yang terbaik, serta menikmati saat-saat terakhir jadi partner di lapangan," kata Liliyana.
Sosok berusia 33 tahun itu juga mengaku tidak punya target khusus selain tampil sebaik mungkin di hadapan publik sendiri.
"Apapun hasilnya akan saya syukuri saja, yang paling utama saya tampil bagus dulu," ucap Liliyana melanjutkan.
Liliyana dan Tontowi berkontribusi terhadap prestasi Indonesia di ajang badminton.
• Sangketa dengan Leasing Paling Banyak Dilaporkan, BPSK Ungkap Kendala Selesaikan Sengketa Konsumen
• GEMPA HARI INI - Gempa 6,7 SR Guncang Sumba BArat Selasa Siang Jam 12.10 WIB, Terasa Hingga Bali
• Honor Pertama Raffi Ahmad Rp 500 Ribu, Sekarang Kaya Raya
• Penjelasan dan Sikap Politik Hotman Paris soal Foto Dirinya dengan Habib Rizieq Jadi Viral
Mereka dua kali juara di Kejuaraan Dunia, satu kali juara Asia, serta meraih medali emas Olimpiade 2016.
Hanya satu turnamen yang membuat Liliyana penasaran pada ujung kariernya.
Baca Juga : Kejurnas PBSI 2018 - Liliyana Natsir Sebut Gantung Raket Lebih Tegang dari Olimpiade
"Sebenarnya saya masih penasaran dengan medali emas Asian Games," ujar Liliyana Natsir.
"Tahun 2014 saya dan Tontowi dapat medali perak, dan pada 2018 kami dapat perunggu."
"Ya memang ternyata medali emasnya belum dapat, tetapi saya tetap harus bersyukur."
"Namun, kalau harus memilih, tetap yang paling berkesan adalah emas Olimpiade," tutur Liliyana lagi.
PB PBSI sudah menyiapkan acara perpisahan untuk Liliyana pada Minggu (27/1/2019) pukul 12.00 WIB.
Liliyana mengaku tak punya persiapan khusus menyambut acara tersebut.
"Ya pastinya sih agak tegang dan pasti ada perasaan sedih karena harus pamit ke penonton Indonesia, tetapi itu semua harus bisa saya lalui," kata Liliyana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rehan-naufal-kusharjantositi-fadia-silva-ramadhanti.jpg)