TANJUNGPINANG TERKINI

Siap-siap, PNS di Tanjungpinang yang Kedapatan di Warung Saat Jam Kerja, Wajib Kenakan Rompi Oranye

Sidak berlangsung, Senin (21/1/2019) pagi, belasan pegawai Pemko Tanjungpinang kedapatan asyik minum kopi saat banyak pegawai lain bekerja

Siap-siap, PNS di Tanjungpinang yang Kedapatan di Warung Saat Jam Kerja, Wajib Kenakan Rompi Oranye
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma menggelar Sidak pegawai di kedai-kedai kopi, Senin (21/1/2019) lalu. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGINANG - Rompi orange untuk pegawai pemerintahan yang tidak disiplin tidak cuma diterapkan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Pemko Tanjungpinang juga berencana akan memakaikan rompi yang sama kepada para pegawainya yang melanggar aturan.

Rencana tersebut mulai mencuat setelah Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul dan Wakilnya Hj Rahma menggelar inspeksi mendadak (Sidak) terhadap para pegawai yang minum kopi di kedai-kedai saat jam dinas.

Dalam Sidak yang berlangsung, Senin (21/1/2019) pagi, belasan pegawai Pemko Tanjungpinang kedapatan asyik minum kopi saat banyak pegawai lain sedang bekerja.

Rahma kembali menegaskan jika ada yang kedapatan lagi di kedai kopi akan dicatat namanya dan diberikan sanksi disiplin agar ada efek jera bagi ASN dan honorer yang tidak patuh terhadap aturan.

INDONESIA MASTER 2019 - Sudah Dimulai, Ini Jadwal Pemain Indonesia. Tontowi/Lilyana Kembali Pasangan

Dilaporkan Cabuli 3 Anak di Bawah Umur di Tanjunguncang, Pria Ini Ternyata Tersangkut Kasus KDRT

Nama Asli Aldira Chena, Selebgram Saksi Prostitusi Online. Lanjutan Kasus Vanessa Angel

Gunung Agung Meletus 22 Januari 2019, Semburkan Abu Setinggi 2 Km

"Kita akan berikan sanksi kedisiplinan jika ada yang kedapatan, tujuannya agar ada efek jera untuk tidak mengulanginya," ungkap Rahma pada Selasa (22/1/2019).

Rahma mengatakan sanksi disiplin ini bukan bersifat sementara, melainkan berlanjut sampai kapanpun.

Dia menyampaikan ke depannya akan diberikan rompi kepada ASN dan Honorer yang dikenai sanksi tersebut sebagai salah satu bukti ketidakdisiplinannya dalam menjalankan tugas.

"Rompi itu sebagai tanda ketidakdisiplinan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, jika ingin keluar kantor pastikan tujuannya jelas dan keperluannya untuk apa, ini harus diperhatikan dan dicermati bersama," tegas Wakil Wali Kota Tanjungpinang tersebut. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved