ANAMBAS TERKINI

Antisipasi Dampak Pemilu, Pemkab Anambas Tambah Kuota Pengiriman Orang Gila Tahun 2019

Kuota untuk pengiriman orang yang mengalami gangguan kejiwaan ditambah dibandingkan tahun 2018 yang hanya berjumlah lima orang

Antisipasi Dampak Pemilu, Pemkab Anambas Tambah Kuota Pengiriman Orang Gila Tahun 2019
DOK TRIBUN BALI
Ilustrasi pemasungan akibat gangguan jiwa 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Hiruk pikuk pesta demokrasi jelang Pemilu 2019, sudah dimulai.

Sejumlah calon legislatif sudah mulai mengatur strategi untuk meraih simpati rakyat agar bisa melenggang menuju kursi empuk kekuasaan.

Resikonya ada menang, sudah pasti ada yang kalah.

Bagi mereka yang kalah, perangainya pun beragam.

Ada yang mengurung diri dan mengurangi bertemu di depan publik, hingga stress dan mengkhawatirkan banyak orang.

Menangkap fenomena yang sudah terjadi di berbagai daerah itu, Pemerintah Daerah di Anambas sudah mengantisipasinya.

BREAKING NEWS Bocah 11 Tahun di Tanjungpinang Meninggal Dunia Karena DBD, Ini Kata Kadinkes

Tak Bisa Menindak Siswa Bawa Motor, Dinas Pendidikan Minta Orangtua Antar Anak ke Sekolah

Tak Ingin Gegabah, Ini Rencana Bea Cukai Untuk Tangani Kasus Penyelundupan 3 Mobil Mewah di Batam

Abu Bakar Baasyir Batal Dibebaskan, Ini Penjelasan Kepala Staf Presiden Moeldoko

Kuota untuk pengiriman orang yang mengalami gangguan kejiwaan menjadi 8 orang, naik dibandingkan tahun 2018 yang hanya berjumlah lima orang.

Ya, program pengiriman pasien ke rumah sakit di Pekanbaru Provinsi Kepri memang sudah berjalan sejak tahun 2012. ‎

Di sana, mereka menjalani rehabilitasi sampai dinyatakan benar-benar sembuh dengan lama waktu rehab rata-rata selama tiga bulan.

Proses rehab pun, diketahui ditanggung BPJS Kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved