BATAM TERKINI

BREAKINGNEWS. Sebuah Kapal Tanker Dikabarkan Tabrak Jembatan di Barelang Batam

Sebuah kapal tanker yang belum diketahui namanya ini dikabarkan menabrak jembatan di Barelang Batam, Rabu (23/1/2019)

BREAKINGNEWS. Sebuah Kapal Tanker Dikabarkan Tabrak Jembatan di Barelang Batam
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Kapal tanker Eastern Glory menabrak jembatan dua di Barelang Batam, Rabu (23/1/2019). 

 "Jangkar yang tertanam putus," kata dia.

Penumpang Pesawat Kurangi Bawaan, 64 Porter Bandara Hang Nadim Terancam Beralih Profesi

TEREKAM VIDEO, Sempat Berduel Saling Membelit, Seekor Ular King Cobra Akhirnya Telan Ular Piton

Ditemukan Telentang Ada Ceceran Darah, Diduga Ini Penyakit yang Diderita Mayat di Sebuah Hotel

Penumpang Tinggalkan Bagasi hingga Porter Sepi Job. Simak Fakta-fakta Setelah Bagasi Lion Air Bayar

Meski begitu, menurut dia, kecelakaan itu tidak mengganggu lalu lintas kapal.

Kapal APC Aussie merupakan tongkang yang mengangkat pipa dengan panjang kapal 150 meter dan panjang jembatan 200 meter.

Jembatan enam merupakan rangkaian dari enam jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan pulau-pulau kecil.

Jembatan enam sebenarnya bernama Jembatan Raja Kecil. Namun, masyarakat lebih mengenal dengan nama jembatan enam, sesuai urutan rangkaian jembatan.

Jembatan terakhir itu memiliki panjang lebar tinggi 180 x 45 x 9,5 meter.

Kasi Pelayaran Kantor Pelabuhan Batam, Benny Berkiah menyampaikan kapal tersebut merupakan salah satu kapal yang sedang parkir (lay up) 500 meter dari lokasi kejadian dan tidak memiliki muatan penumpang ataupun barang.

"Lego jangkarnya sejak bulan November. Lay up biasanya bisa disebabkan sudah mau dijual, rusak, atau belum bisa difungsikan. Kalau yang ini kapal spesial kegiatan," terangnya kepada Wakil Walikota Batam, Rudi yang turun langsung ke lapangan.

Benny juga menduga, peristiwa tersebut lebih disebabkan akan adanya kondisi alam, yang disebabkan arus yang cukup deras di tambah terpaan angin yang cukup kencang sehingga menyebabkan putusnya mata rantai pengikat kapal dan membuat kapal terbawa hingga menabrak jembatan.

"Sementara ini kami menduga demikian," terangnya.

Akibat hal tersebut, salah satu bagian jembatan mengalami rusak. "yang rusak saat ini bagian kanan jalan jembatan dan menyebabkan rusak dan terangkat," terang Istono, Direktur Tehnik dan Perencanaan BP Kawasan Batam.  (*/dra/koe)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved