Jembatan Karya BJ Habibie di Batam Dua Kali Ditabrak Kapal Asing, Polisi Usut Insiden Eastern Glory

Pihak Polairud Polda Kepri masih mendalami insiden kapal tanker Eastern Glory yang menabrak Jembatan Barelang II, Batam.

Jembatan Karya BJ Habibie di Batam Dua Kali Ditabrak Kapal Asing, Polisi Usut Insiden Eastern Glory
tribunbatam.id
Evakuasi Kapal Tanker Eastern Glory yang menabrak jembatan Barelang II, Batam, Rabu (23/1/2019) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pihak Polairud Polda Kepri masih mendalami insiden kapal tanker Eastern Glory yang menabrak Jembatan Barelang II, Batam.

Polisi dan pihak BP Batam akan meminta keterangan lebih lengkap, termasuk kepada para anak buah kapal (ABK).

Dirpolairud Polda Kepri, Kombespol Benyamin Sapta, mengatakan, proses penyelidikan kejadian ini akan dilanjutkan lagi, Kamis (24/1/2019).

"Semalam kapal tankernya sudah dievakuasi ke PT Jagad energy. Untuk sementara kapal akan dikembalikan dulu ke dermaga awal, sembari hari ini dimintai keterangan lagi ke semuanya, termaksud ABK-nya,"jelasnya.

UPDATE Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan Barelang, BP Batam Turunkan Tim Periksa Jembatan

7 Fakta Kapal Tanker Eastern Glory yang Tabrak Jembatan Barelang Batam, Tertangkap Selundupkan Solar

VIDEO. Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan Barelang Batam

Jembatan Barelang Batam, jembatan karya HJ Habibie dua kali dihantam kapal tanker asing.

Terbaru, kapal Kapal Tanker Eastern Glory yang hendak membawa minyak menuju Malaysia, tiba-tiba hanyut terbawa arus dan menghantam Jembatan Barelang II. Sejumlah kerusakan terjadi.

Kapal berbendera Mongolia berbobot 4.500 GT itu akhirnya berhasil dievakuasi dari jembatan ll Barelang sekitar pukul 20:25 WIB, Rabu (23/01/2019).

Kapal Eastern Glory menabrak jembatan dua Barelang, Rabu (23/1/2019)
Kapal Eastern Glory menabrak jembatan dua Barelang, Rabu (23/1/2019) (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Jembatan yang dibangun pada era 80-an, saat BJ Habibie menjadi Kepala Otorita Batam itu sebelumnya juga dihantam kapal asing.

Kapal tanker Ausie I, pada 6 Juni 2012, sekitar pukul 03.10 WIB menabrak jembatan Barelang VI. Kapal saat itu sedang lay up di sekitar Jembatan Barelang, tiba-tiba lepas jangkar karena terbawa arus yang deras.

Akibatnya, jembatan Barelang VI yang menghubungkan Pulau Galang-Galang Baru itu bergeser 1,2 meter dari posisi semula. Jembatan itu perlu perbaikan serius.

Halaman
123
Penulis: Alfandi Simamora
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved