Diiming-imingi Pekerjaan di Asia, 20.000 Wanita Dijebak dan Dijual Sebagai Budak Nafsu

Para wanita ini ditipu, oleh para pedagang dengan Diiming-imingi Pekerjaan untuk dibawa ke Malaysia dan beberapa negara Asia untuk bekerja di bidang p

Diiming-imingi Pekerjaan di Asia, 20.000 Wanita Dijebak dan Dijual Sebagai Budak Nafsu
World of Buzz/FMT
Kisah para wanita yang hidup dalam belenggu perdagangan manusia 

Para wanita ini ditipu, oleh para pedagang dengan Diiming-imingi Pekerjaan untuk dibawa ke Malaysia dan beberapa negara Asia untuk bekerja di bidang perhotelan.

TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 20.000 Wanita Dijebak dan dijual untuk kemudian dijadikan Budak Nafsu.

Kabar terbaru, seperti dikutip dari World of Buzz dari FMT, tak hanya perempuan, tapi anak-anak diculik sebagai korban dalam Perdagangan Manusia dari Nigeria ke Mali.

Kisah para wanita dan anak-anak diculik dari Nigeria itu, ditawari untuk untuk pergi ke Malaysia dengan Diiming-imingi Pekerjaan.

Sayangnya, apa yang mereka harapkan di tanah Asia itu tidak pernah berjalan sebagaimana mestinya.

Para wanita ini ditipu, oleh para pedagang dengan Diiming-imingi Pekerjaan untuk dibawa ke Malaysia dan beberapa negara Asia untuk bekerja di bidang perhotelan.

Siapakah Anisha Dasuki, Calon Moderator Debat Capres Tahap Kedua? Lihat Foto-foto Cantiknya

Pengguna WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger Bakal Bisa Saling Berkirim Pesan

Kisah Cincin Merah Ahok Dipakai Selama di Penjara, Nicholas Takjub Lihat Penampakan Ini

Tak Bisa Order Sembarangan, Taksi Online di Batam Bakal Miliki Titik Jemput Penumpang

Namun, setelah mereka diangkut ke Mali Selatan, mereka justru terdampar di sana dan dipaksa menjadi pelacur.

Menurut Direktur Jendral NAPTIP Nigeria (Badan Nasional Perdagangan Manusa) Julia Okah-Donli, mengatakan tim investigasi NAPTI bekerja sama dengan ION (Organisasi Internasional untuk Migrasi).

Mereka telah mengungkap sejauh mana operasi perdagangan manusia yang dilakukan di Mali Selatan ketika mereka berkunjung pada Desember 2018 lalu.

Mereka penduduk setempat menginformasikan bahwa, ada lebih dari 200 situs yang tersebar di Mali Selatan.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved