Prostitusi Online

Polisi Kembali Bongkar Kasus Prostitusi Online di Magelang, Digerebek saat Berhubungan Int1m

Kepolisian Kembali Membongkar Kasus Prostitusi Online di Magelang, Saat Digerebek Sedang Berhubungan. Begini Kronologinya

Polisi Kembali Bongkar Kasus Prostitusi Online di Magelang, Digerebek saat Berhubungan Int1m
Tribunjogja.com | Rendika Ferri K
Tersangka yang berperan sebagai muncikari bernama Umanti, alias Mbak VE, (33) warga Kiringan, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. 

Tersangka, muncikari, Ve, mengaku hanya melakukan transaksi tersebut satu kali.

Ia mengaku hanya membantu saksi korban mendapatkan pelanggan.

Meski dirinya mengungkapkan penyelesalan atas perbuatan yang dilakukannya.

"Saya menyesal, hanya sekali saya melakukan itu. Itupun saya hanya membantu dirinya saja (Tika, saksi korban)," kata Ve, tak berbicara banyak.

Tersangka sendiri dijerat dengan pasal 296 KUHP yang menyebutkan barang siapa yang mata pencahariannya atau kebiasaanya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah.

"Tersangka, Ve ini kami jerat dengan pasal 296 KUHP atas perannya sebagai muncikari. Namun Tika, sementara masih kami tetapkan saksi korban, dan begitu juga Budi, pemesan jasa. Kami masih dalami kasus ini," ujar Yudi. (Tribunjogja.com | Rendika Ferri K )

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Mucikari Prostitusi Online di Magelang Diberi Upah Rp500 Ribu, Begini Cara Kerja Mbak V Versi Polisi

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved