Ahok BTP Bebas, Ahmad Dhani Masuk Penjara, Buni Yani Menyusul 1 Februari

Buni Yani sudah menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung. Surat putusan tersebut sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrah

Ahok BTP Bebas, Ahmad Dhani Masuk Penjara, Buni Yani Menyusul 1 Februari
kolase
Ahok BTP, Ahmad Dhani dan Buni Yani, satu rangkaian kasus hukum, dari penistaan agama hingga ujaran kebencian 

Ahok alias BTP dan Ahmad Dhani serta Buni Yani adalah satu rangkaian cerita kasus ujaran kebencian. Setelah Ahok bebas, Ahmad Dhani menggantikannya di LP Cipinang. Buni Yani pun mengaku akan menyusul, 1 Februari nanti

TRIBUNBATAM.id, JAKARTAAhok alias BTP alias Basuki Tjahaja Purnama bebas dari penjara pada 24 Januari 2019 lalu.

Tak lama kemudian, musisi Ahmad Dhani divonis 18 bulan penjara dalam kasus ujaran kebencian di media sosial, juga terkait kasus yang menimpa Ahok.

Informasi terbaru, Buni Yani yang menjadi pemicu Ahok dipenjara dan sudah divonis 18 bulan penjara kabarnya akan menyusul ditahan, Jumat (1/2/2019) lusa.

Hal itu diungkapkan Buni Yani karena dua hari lalu ia mendapatkan surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Depok untuk melakukan eksekusi. 

"Saya masuk penjara tanggal 1 Februari, hari Jumat lusa," ujar Buni Yani di sela menghadiri acara "Aksi Solidaritas Ahmad Dhani", di DPP Gerindra, Jakarta Selatan, seperti dilansir Antara, Rabu (30/1/2019).

Hari ini, Buni Yani sudah menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Surat putusan tersebut, kata Buni Yani, sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrah. 

"Hari ini saya mendapatkan salinan dari Mahkamah Agung yang mengatakan ada dua keputusannya, bahwa satu kasasi saya dan kasasi jaksa penuntut umum, karena dua-duanya mengajukan kasasi, itu ditolak. Jadi dua-duanya ditolak," beber Buni Yani.

Kendati demikian, Buni Yani berpendapat langkah Kejaksaan Negeri Depok akan menahan dirinya tidak sesuai dengan putusan kasasi MA.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved