Kehabisan Darah, Petani di Hulu Sungai Tengah Tewas Setelah Ditombak di Leher

Di desa dia orang yang santun. Tidak ada musuh. Bahkan, tidak pernah berbuat onar di kampung," katanya.Hingga saat ini jasad Thamberin belum juga tiba

Kehabisan Darah, Petani di Hulu Sungai Tengah Tewas Setelah Ditombak di Leher
Korban bernama Thamberin tewas bersimbah darah setelah ditombak orang tak dikenal.
BANJARMASINPOST.co.id/GRUP URGENT BARABAI 

Kehabisan Darah, Petani di Hulu Sungai Tengah Tewas Setelah Ditombak di Leher

TRIBUNBATAM.id - Seorang petani tewas setelah menderita luka akibat tombak di leher bagian belakang.

Petani tersebut diketahui bernama Muhammad Thamberin (40) warga Desa Banua Kepayang, Kecamatan Labuan Amas Selatan dikabarkan menjadi korban pembunuhan di Desa Sungai Jeranih Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu (3/2/2019) siang.

Hal ini membuat warga desa Banua Kepayang terkejut.

Tak terkecuali Kepala Desa Banua Kepayang, Dodo.

Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Setelah Ahmad Dhani Dipenjara, Mulan Jameela Kembali Diberi Cobaan Ini

Leicester City vs Manchester United, MU Sementara Unggul 1-0, Ini Rahasia Kehebatan Solskjaer

Ada Warga Terjangkit Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Batam Lakukan Fogging di Dua Perumahan Ini

Hasil Akhir Persita vs Arema FC - Arema FC Menang 3-0, Susul PSM Makassar ke Babak 16 Besar

Korban menderita luka akibat tombak di leher bagian belakang.

Bahkan, lehernya tersayat cukup lebar dan dalam.

Pria yang sehari-hari sebagai petani ini harus meregang nyawa akibat kehabisan darah.

Thamberin juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Dhamanhuri sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Dodo, membeberkan jika korban merupakan pribadi yang baik di desa.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved