Ungkap Pelaku Perampokan, Gojek Bantu Polisi Lacak Akun Pelaku

“Kita membantu pihak kepolisian sesuai kapasitas kita, kami berikan informasi-informasi yang bisa kami berikan,” ujar Bambang.

Ungkap Pelaku Perampokan, Gojek Bantu Polisi Lacak Akun Pelaku
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Kantor Go-Jek Indonesia 

"Sementara pelaku satunya yang duduk di depan (wanita) menyayat sopir dengan menggunakan cutter," kata Didik.

Kasusnya sendiri masih dalam penanganan Polsek Grogol, saat ini pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan operator taksi Kosti Solo untuk pengungkapan kasus tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Sopir Taksi Kosti Solo di Solo Baru Jadi Korban Perampokan dan Penganiyaan oleh Penumpang

Pelaku pencurian seorang residivis

Salah seorang pelaku pencurian barang elektronik di Toko Candi Elektronik yakni Setyawan Prabowo, diketahui merupakan seorang residivis.

Warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo ini mengatakan dirinya pernah masuk penjara karena aksi pencurian sepeda motor.

"Dulu tertangkap di Polres Solo 2 kali karena curanmor, lalu sekali ini di Polsek serangan," katanya saat gelar perkara di Polsek Serengan, Rabu, (6/2/2019) siang.

Setyawan mengaku bahwa uang hasil pencurian ini hanya untuk makan.

"Punya istri 1, anak saya 2, nyuri barang ini hanya untuk makan," katanya.

Setyawan mengatakan pekerjaannya sehari-hari adalah pemulung.

Cara Mengaktifkan Kunci Whatsapp Pakai Sidik Jari (Fingerprint), Begini Tipsnya Mudahnya

Lionel Messi Termenung Lihat Gawang Barcelona Dibobol Real Madrid

"Saya hanya lulus SMP," katanya.

Dalam menjalankan aksinya, dia ditemani tersangka lainnya yakni Diva Syah alias Gosong.

Kedua tersangka ini melakukan aksinya pada 20 Januari 2019 di Toko Candi Elektronik Jalan Slamet Riyadi, Kemlayan, Serengan

Kedua tersangka ini datang dan mencongkel gembok pintu belakang toko.

Usai berhasil masuk, keduanya mengambil 3 barang yakni 1 buah TV LED merek LG 32', 1 buah TV LED LG 65' dan 1 buah TV LED LG 43'.

Selain itu pelaju juga mengambil 1 TV LED LG 49', 1 TV Polytron 32', 1 TV Polytron 65', 1 buah handphone merek Polytron, 1 unit laptop merek HP 14' dan 1 magic remote.

Total kerugian toko usai pencurian tersebut yakni Rp 57.588.830.

Kedua pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Salah Seorang Pencuri di Candi Elektronik Solo Diketahui Sebagai Residivis
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved