VIRAL DI MEDSOS - Ditangkap Polisi, 2 Preman Minta Maaf Lewat Instagram dan Ajak Semua Preman Tobat

Dua preman terminal di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, bernama Hotlan Simanjutak (23) dan Iwan Siregar (29)meminta maaf lewat instagram.

VIRAL DI MEDSOS - Ditangkap Polisi, 2 Preman Minta Maaf Lewat Instagram dan Ajak Semua Preman Tobat
KONTRIBUTOR KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Ilustrasi preman 

TRIBUNBATAM.id - Dua preman terminal di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, bernama Hotlan Simanjutak (23) dan Iwan Siregar (29)cmeminta maaf kepada para korbannya melalui media sosial.

"Saya memohon maaf kepada korban-korban yang telah saya peras di Terminal Suka Dame dan mengucapkan terima kasih kepada polisi Polsek Pemantangsiantar yang telah membantu saya membuat pernyataan ini. Terima kasih," ucap Hotlan di video tersebut, seperti dikutip dari Surya.co.id.

Selain itu, mereka juga mengajak rekan-rekan mereka sesama preman untuk bertobat.

"Kepada teman-teman saya agar tidak melakukan tindakan tersebut kalau tidak mau bernasib seperti saya dan berurusan dengan Polres Pemantangsiantar," lanjutnya.

Pernyataan kedua preman tersebut diunggah di akun Instagram milik Polres Pematangsiantar, @polrespematangsiantar, pada hari Rabu (6/2/2019).

TEREKAM VIDEO - Ini Reaksi Jennie BLACKPINK Ketika Dilamar Saat Manggung

CUMA HARI INI! Paket Surprise Deal Telkomsel 30 GB Hanya Rp 130.000, Bisa Kartu Prabayar & Halo

Polisi Pastikan Mayat di Parit Muka Kuning Murni Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Sebelumnya, kedua pelaku terekam video melakukan pemerasan terhadap seorang penumpang yang hendak pergi ke Simpang Empat di terminal Suka Dame pada hari Selasa (5/2/2019).

"Kejadian kemarin. Memang itu kerjaan mereka," kata Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara, Ipda Simanjuntak, di Polres Siantar, Rabu (6/2/2019).

Para pelaku tersebut mengaku sering memeras para penumpang yang baru turun dari bus di terminal tersebut. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video 2 Preman Minta Maaf ke Korban dan Ajak Preman Lain Bertobat"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved