PEMBUNUHAN DI BATAM

UPDATE Kasus Pembunuhan Fitri Suryati, Bisa Didengar Suaranya, Keluarga Minta Polisi Lacak CCTV

Iskand Yu, Abang Fitri Suryati alias Fitri Yu, meminta polisi untuk melacak keberadaan CCTV yang dirusak oleh pelaku pembunuhan keji, Yuda Lesmana.

UPDATE Kasus Pembunuhan Fitri Suryati, Bisa Didengar Suaranya, Keluarga Minta Polisi Lacak CCTV
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Suasana ibadah pelepasan jenazah Fitri Yu, di rumah duka Batu Batam yang penuh tangis haru, Rabu (13/2/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Iskand Yu, Abang Fitri Suryati alias Fitri Yu, meminta polisi untuk melacak keberadaan CCTV yang dirusak oleh pelaku pembunuhan keji, Yuda Lesmana di rumah korban Perumahan YKB Bengkong Laut, Batam, Senin (11/2/2019) lalu.

Rekaman CCTV itu nantinya akan bisa membuktikan apa yang sebenarnya terjadi saat peristiwa pembunuhan tersebut.

"CCTV itu, beda dengan yang lain. Memang itu tidak terkoneksi dengan handphone atau lainnya. Card menyimpan video itu ada di dalam CCTV itu juga," katanya, Rabu (14/2/2019) kemarin saat pelepasan jenazah di Rumah Duka Batu Batam sambil menangis.

Selain ingin melihat video detik-detik pelaku pembunuhan masuk ke dalam, keluarga Fitri ingin juga mendengar suara saat kejadian itu berlangsung.

"CCTV itu bisa juga dengar suara, saya suka iseng-iseng dulu buka cardnya dan pindahkan ke laptop. Dan bahkan suara TV di dalam aja jelas terdengar. Kami sangat menginginkan itu kembali ke kami," ujarnya.

la juga menyampaikan, kepada para jemaat yang hadir dan masyarakat jangan gampang percaya dengan pemberitaan yang belum ada pembuktian dari pihak keluarga.

Fakta Terbaru Pembunuhan Fitri Suryati, Gagal Menikah dengan Dewi jadi Pemicu Yuda Habisi Fitri Yu

Sempat Tawar Tabung Gas ke Ayah Fitri Yu Tapi Ditolak, Ternyata Ini Pekerjaan Yuda Lesmana

Pemakaman Fitri Yu Diiringi Lagu Sendu di Bawah Langit Biru: Teganya! Semoga Tenang di Sana Fit!

Dikenal Pendiam & Suka Senyum, Tetangga Kaget Saat Tahu Yuda Tega Bunuh Fitri Yu Dengan Sadis

"Jangan langsung percaya dan langsung menuduh kalau itu benar. Sebab banyak sekali spekulasi yang timbul dari sok taunya netizen. Tolong bantu kami, kami ini lagi ditimpa musibah besar, jangan tambah lagi dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya. Apalagi pelaku bilang dendam karena sakit hati dengan adik saya, mana buktinya kan gak ada, kami aja semua gak ada yang kenal," ucapnya agak kesal. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved