Nenek Ini Hidup di Gubuk Mungil Tepi Batang Arau Kota Padang. Bang Ben Merawatnya Penuh Kasih Sayang

Bang Ben memandikan ibunya tiap pagi dan sore, menyiapkan makan, membopongnya dari rumah kontrakan, lalu membawanya ke gubuk di tepi Batang Arau.

Nenek Ini Hidup di Gubuk Mungil Tepi Batang Arau Kota Padang. Bang Ben Merawatnya Penuh Kasih Sayang
TribunPadang.com/K Sumargo
Nenek Suryanah menunggu anaknya di gubuk kecil pinggior Muaro, Kota Padang 

TribunPadang.com/Krisna Sumargo
 
TRIBUNBATAM.ID, PADANG – Gubuk ini terselip di antara keramaian lalulintas jalan raya menuju kawasan wisata Bukit Padang dan Pantai Air Manis.

Letaknya di belakang pagar pembatas pedestrian Jalan Kampung Batu, di tepian Batang Arau, Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Gubuk berdinding triplek bekas dan beratap seng serta terpal itu didirikan di sebidang mungil tanah di bantaran kali.

Ukuran gubuk itu sangat kecil, kira-kira panjang 1,5 meter, lebar sekitar satu meter.

Haru! Lulus Sarjana, Pemuda Ini Langsung Temui Ayah dan Memeluknya Sedang Berjualan Siomay

Ibunda Hamish Daud Tersenyum Haru Lihat Cucunya, Suami Raisa Kubur Sendiri Ari-Ari Anaknya

ABG Inggris yang ke Suriah Ingin Pulang Setelah ISIS Hancur. Dua Anaknya Tewas dan Kini Sedang Hamil

Di dalam gubuk inilah tergolek Suryanah, perempuan renta yang rambutnya sudah memutih.

Sore itu, Sabtu (16/2/2019), pintu gubuk terbuka, dan Suryanah tampak tiduran.

Sesekail tubuh ringkihnya bergerak.

Botol minuman tergeletak di tepi bantalnya.

Hari masih terang, tapi lampu minyak di luar pintu gubuk tampak menyala.

Ke gubuk inilah nenek Suryanah dibawa anak bungsunya tiap hari sementara dia bekerja.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved