Setelah Tagar Uninstallbukalapak Viral di Medsos, Hari Ini CEO Bukalapak Temui Presiden Jokowi

Setelah tagar uninstallbukalapak ramai di media sosial, Presiden Jokowi diagendakan bertemu pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky hari ini.

Setelah Tagar Uninstallbukalapak Viral di Medsos, Hari Ini CEO Bukalapak Temui Presiden Jokowi
IST/Twitter @Achmad Zaky
CEO Bukalapak Achmad Zaky dan Presiden Jokowi saat ultah ke-9 Buklapak. Kanan: Twit Achmad Zaky yang menyulut kehebohan 

Cuitan tersebut dinilai membuat banyak netizen kecewa hingga memutuskan untuk menghapus aplikasi Bukalapak.

Achmad Zaky pun memberikan penjelasan mengenai cuitan kontroversial-nya itu.

"Bangun2 viral tweet saya gara2 "presiden baru" maksudnya siapapun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya :) lets fight for innovation budget," tulisnya.

"Tujuan dari tweet saya adalah menyampaikan fakta bahwa dalam 20 sampai 50 tahun ke depan, kita perlu investasi di riset dan SDM kelas tinggi. Jangan sampai kalah sama negara2 lain."

"Kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia selama ini sangat menyemangati kami. Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju."

Pria berusia 32 tahun asal Sragen ini pun kemudian meminta maaf pada para pendukung Presiden Jokowi atas cuitannya itu.

"Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yg kurang sesuai kata2 saya (emoji) jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama2 orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya."

Saya apresiasi sekali concern masyarakat twitter soal isu R&D ini. Tanda kalau kita ga kalah pinter. R&D adalah single pembeda negara maju dan miskin. Kalau ga kuat di R&D, kita akan perang harga terus. Negara maju masuk di perang inovasi. Negara miskin masuk di perang harga," tutupnya. (Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seusai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved