Breaking News:

Tak Terima Disuruh Pindahkan Becak Motor, Satu Keluarga Dibacok Tetangga, Ibu Hamil Ikut Jadi Korban

6 orang korban mengalami luka parah dan salah satunya ibu hamil 7 bulan turut dilarikan ke UGD (Unit Gawat Darurat) RS Muhammadiyah Palembang.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Korban pembacokan satu keluarga yang dilarikan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang 

Tidak Terima Disuruh Pindahkan Becak Motor, Satu Keluarga ini Dibacok Tetangga, Ibu Hamil Ikut Jadi Korban

TRIBUNBATAM.id - Tidak terima disuruh pindahkan becak motor, satu keluarga termasuk ibu hamil menjadi korban pembacokan yang dilakukan tetangganya sendiri.

Lantaran diduga menaruh dendam lama, satu keluarga yang tinggal Jalan KH Azhari Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang dibacok tetangganya sendiri secara membabi buta, Senin (18/2/2019), sekitar 18.15 WIB.

Akibat dari kejadian tersebut, 6 orang korban mengalami luka parah dan salah satunya ibu hamil 7 bulan turut dilarikan ke UGD (Unit Gawat Darurat) RS Muhammadiyah Palembang.

Ketika ditemui rumah sakit, salah satu korban, Fahmi (26), menuturkan, kejadian pembacokan tersebut terjadi berawal saat ayahnya Effendi (55), sempat berselisih paham dengan salah seorang pelaku, Lukman (37), anak Sani (60).

Indonesia Resmi Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah,Olimpiade 2032, Duo Korea dan India Jadi Saingan

Ramalan Zodiak Rabu 20 Februari 2019, Kemarahan Scorpio Terpancing, Gemini Baper, Aries Nostalgia

Mahasiswi Diva Velda, Jualan Gethuk Alias Singkong Kukus yang Beromzet Rp 2,2 Miliar. Ini Rahasianya

JPU Tidak Bisa Perlihatkan Barang Bukti Kapal, Penasihat Hukum Laporkan Jaksa ke Jamwas

Lanjut Fahmi, pelaku yang juga merupakan satu keluarga, berjumlah 5 orang ini secara tiba-tiba menyerang keluarganya dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang, sekitar pukul 18.15 WIB.

Lantaran, tak terima disuruh Fahmi untuk memindahkan becak motornya karena menghalangi jalan, Lukman langsung emosi.

Lukman yang emosi langsung pulang ke rumah untuk mengambil pedang dan mengajak 5 orang angggota keluarganya menyerang rumah dan anggota keluarga Fahmi.

Pelaku pembacokan satu keluarga saat diamankan
Pelaku pembacokan satu keluarga saat diamankan (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

Dengan bawa pedang, parang, pecahan kaca dan linggis, Lukman pun mendatangi rumah Fahmi.

Melihat kedatangan Lukman dan anggota keluarganya yang lain, keluarga Fahmi yang saat itu berada di teras rumahnya panik.

Dengan membabi, pelaku berjumlah 5 lima orang ini langsung melakukan aksi penyerangan terharap keluarga Fahmi.

"Keluarga Lukman berjumlah 5 orang. Awal satu orang keluarga lewat depan rumah kami pak. Lalu bilang awas ye kamu, ini preman dan sekarang mau lewat. Namun kami jawab (biaso bae kak). Tiba-tiba mereka
langsung mengeroyok keluarga kami secara membabi buta," ungkap Fahmi ketika ditemui.

Lanjut Fahmi, dirinya lah yang diserang pertama kali.

"Saya pak yang diserang oleh keluarga Lukman pertama kali. Kemudian keluarga saya melerai. Namun malah ikut diserang keluarganya. Saat itu keluarga Lukman mengunakan parang, pedang, linggis dan pecahan kaca," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved