Breaking News:

Buka-bukaan di Mata Najwa, Pengaturan Skor Liga 1 hingga Sopir Djokdri Diperintah Musnahkan BB

Sopir Plt Ketum PSSI Joko Driyono membuat pengakuan mengejutkan mengenai kronologi pencurian barang bukti yang ia lakukan atas perintah Jokdri

Editor: Mairi Nandarson
Facebook.com/OfficialTrans7
Tangkap layar tayangan Mata Najwa di Facebook Trans 7, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kasus pengaturan skor pada pertandingan bola di Indonesia masih terus bergulir.

Kali ini, kasus tersebut dibahas oleh Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa.

Dalam episode Rabu (20/2/2019) tersebut, sopir Plt Ketum PSSI Joko Driyono membuat pengakuan mengejutkan mengenai kronologi pencurian barang bukti yang ia lakukan atas perintah Jokdri.

Sopir bernama Muhammad Mardani alias Dani ini mengaku mendaptkan perintah dari Joko Driyono untuk mengambil sejumlah dokumen dari kantor Joko Driyono di kantor PSSI meski kantor tersebut telah disegel oleh Satgas Antimafia Bola.

Dilansir dari Bolasport.com, pengakuan ini disampaikan Dani dalam wawancara bersama Najwa Shihab dalam acara yang tayang di trans7 tersebut.

Dani mengaku ditelepon Joko Driyono pada kamis malam 31 Januari 2019 sekitar pukul 20.000 WIB.

3 Klub Paling Bersih Liga 1 2018, Menurut Satgas Antimafia Bola Krishna Murti, Ada Persib dan PSM

BERITA PERSEBAYA - Pemain Timnas Bolivia Damian Lizio Resmi Gabung Persebaya, Ini Ucapan Pertamanya

Link Live Streaming Persija vs Tira-Persikabo di Mycujoo TV, Kick Off Jam 15.00 WIB, Persija Optimis

Jadwal Bola Live Persija vs Tira-Persikabo Kamis (21/2) Sore di PSSI.org, Kick Off Jam 15.00 WIB

Jadwal Bola Live Sriwijaya FC vs Madura United, Kamis (21/2) Kick Off Jam 15.00 WIB, Live PSSI

Piala AFF U22 2019 - Dua Syarat Timnas U22 Indonesia Lolos ke Semifinal Setelah Raih 2 Hasil Seri

Dalam telepon tersebut Joko Driyono memerintahkan Dani untuk mengecek apakah ia masih bisa memasuki kantor Jokdri di PSSI melalui pintu belakang.

Setelah Dani memastikan bisa memasuki kantor PSSI melalui pintu belakang, Jokdri memerintahkan Dani untuk mengamankan semua dokumen di ruangannya.

"Pak JD telpon saya, 'amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku, dan laptop'. Saya ambil semua 2 tas ransel penuh," ucap Dani.

Setelah mencuri dokumen-dokumen tersebut, Dani pun meninggalkan kantor. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved