Kisah Byson Kaula, Tiga Kali Selamat dari Eksekusi Hukuman Mati Karena Algojonya Kelelahan

Namun, setiap kali gilirannya tiba, sang algojo berhenti melakukan pekerjaannya menggantung semua terpidana mati yang ada di dalam daftarnya

BBC
Byson Kaula tiga kali lolos dari eksekusi hukuman gantung 

TRIBUNBATAM.id, LILONGWE - Sebagai terpidana mati di Malawi, Afrika, Byson Kaula nyaris dieksekusi sebanyak tiga kali.

Namun, setiap kali gilirannya tiba, sang algojo berhenti melakukan pekerjaannya menggantung semua terpidana mati yang ada di dalam daftarnya.

Alhasil, Byson selamat hingga negeri di wilayah tenggara Afrika itu menghapuskan hukuman mati.

Byson mengatakan, tetangganya yang iri menjadi penyebab dirinya dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan.

Peristiwa itu terjadi pada 1992 dan kala itu undang-undang Malawi menjatuhkan hukuman mati bagi pelaku pembunuhan.

Dibesarkan di sebuah desa kecil di wilayah selatan Malawi, Byson kemudian pergi ke Johannesburg, Afrika Selatan untuk bekerja di industri gas.

Konser Untuk Pertama Kalinya di Jakarta, Girl Band Korea MAMAMOO Ngaku Gugup, Ini Video Greetingnya

Inilah Daftar Terbaru 10 Orang Terkaya Indonesia Tahun 2019, Intip Siapa Saja Mereka

Sosialisasi Kampanye Pencegahan Dini Kanker di Tanjungpinang, Pesan Wawako: Tetap Berpikir Positif

Ayah Kandung Cabuli Anak Sendiri Selama 3 Tahun, Nekat Maki dan Ancam Pakai Kris Jika Tak Mau Layani

Klub Panahan BP Batam Bifza ASC Sabet 8 Medali Piala Danrem Wirabraja ke-2 2019

Presiden Jokowi Jenguk Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah di Singapura, Kamis 21 Februari 2019

Setelah mendapatkan cukup uang, dia pulang kampung dan membeli tanah.

Dia kemudian mempekerjakan lima orang untuk menanam buah-buahan, gandum, jagung, dan singkong.

"Saat itulah masa-masa suram dimulai," ujar Byson.

Beberapa tetangga, kata Byson, menyerang salah satu karyawannya hingga dia terluka parah.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved