Selasa, 21 April 2026

Kapal Nelayan Terbakar, Ini Penyebab dan Kronologis Hingga Hanguskan 15 Kapal

"Berawal dari kapal motor KM Artamina Jaya, di mana ada pengerjaan pengelasan pada fondasi kapal, sehingga percikan api itu menyebabkan korsleting lis

Warta Kota/Alex Suban
Belasan kapal nelayan di Muara Baru habis dilumat si jago merah, Sabtu (23/2/2019). 

Kapal Nelayan Terbakar, Ini Penyebab dan Kronologis Hingga Hanguskan 15 Kapal

TRIBUNBATAM.id - Adanya pengerjaan pengelasan pada fondasi kapal, sehingga percikan api menyebabkan korsleting listrik ke mekanik listrik. Dari percikan api ini diduga awal terjadinya kebakaran hebat yang mengakibatkan 15 kapal nelayan hangus terbakar.

Kapal nelayan terbakar itu di Pelabuhan Muara Baru, tepatnya di Jalan Tuna Raya depan Kantor Syahbandar, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019) sore.

Kapolres Tanjung Priok AKPB Reynold EP Hutagalung mengatakan, kebakaran kapal yang terjadi di kawasan Muara Baru berawal dari percikan api di salah satu kapal yang tengah melakukan pengelasan.

Sehingga, mengakibatkan 15 kapal nelayan hangus terbakar, dan hingga saat ini masih dalam proses pemadaman oleh pihak damkar Jakarta Utara.

Kapal Nelayan Terbakar, Hingga Sabtu Malam Api Belum Dapat Dipadamkan

Kapal Nelayan Terbakar, Terdengar Suara Ledakan dan Dahsyatnya Api Dilihat dari Udara

Warga Batam Tak Sabar Nantikan Millenial Road Safety Festival, Lihat Langsung Perisapan Acara

Bidan Ngaku Diperkosa. Banyak Kejanggalan, Tak Ada Bukti Sperma, Tapi Kenapa Polisi Salah Tangkap?

Hingga berita dimuat, jumlah korban akibat kebakaran kapal di Jakarta itu belum diketahui pasti.

"Berawal dari kapal motor KM Artamina Jaya, di mana ada pengerjaan pengelasan pada fondasi kapal, sehingga percikan api itu menyebabkan korsleting listrik ke mekanik listrik, namun kami masih lakukan pemeriksaan kembali," kata AKPB Reynold, Sabtu (23/2/2019).

Kata Reynold, hingga saat ini terdapat sebanyak 15 kapal yang dilaporkan terbakar.

Kebakaran kapal nelayan di Muara Baru
Kebakaran kapal nelayan di Muara Baru (Warta Kota/Alex Suban)

Meski begitu, pihaknya berkoordinasi dengan pihak damkar Jakarta Utara untuk melakukan pemadaman dan meminimalisir terjadinya perambatan ke kapal lain.

"Hingga saat ini sudah ada 15 kapal yang terbakar, namun kita telah melakukan upaya bersama kotamadya Jakarta Utara, khususnya damkar ada 18 yang diterjunkan, yang saat ini berada untuk melakukan pemadaman," tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat agar tidak berdekatan dengan lokasi kejadian, kerena asap yang tebal dapat mengakibatkan hal yang tidak diinginkan, serta memperlambat proses pengerjaan petugas damkar di lokasi.

Kebakaran kapal di Muara Baru membuat sebagian karyawan yang bekerja tak jauh dari lokasi kebakaran, terpaksa dievakuasi keluar gedung.

Sebab, angin kencang membuat asap mengepul hitam dan membuat sekitar lokasi pekat asap. Bahkan, insiden tersebut juga membuat dua karyawan terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat sesak napas.

Dahsyatnya kebakaran kapal di Muara Baru.
Dahsyatnya kebakaran kapal di Muara Baru. (Warta Kota/Alex Suban)

Supriadi (25), salah satu karyawan Karya Mandiri Citramina (KMC) perusahaan ikan tuna mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30. Ketika itu, ia yang tengah bekerja untuk packing ikan tuna, kaget mendengar suara ledakan.

Namun, karena dirinya berada di dalam ruangan, ia tak menghiraukan hal itu, termasuk beberapa karyawan lain yang akhirnya melanjutkan pekerjaannya.

"Ledakan dengar itu dua kali, tapi yang sekali itu kenceng banget, tapi kita belum tahu yang meledak apa saat itu," ungkap Supriadi, Sabtu (23/2/2019).

Kurang lebih sekitar 15 menit setelah ledakan, ia kembali dikejutkan informasi ada kapal yang terbakar. Saat itu karyawan pun langsung dievakuasi ke luar, karena kapal yang terbakar sudah menjalar ke bibir tanggul pantai.

"Itu pas saya lihat udah di pinggir, info yang saya dapat itu dari tengah. Nah, karena angin kenceng, makanya nyamber ke kapal lain. Itu yang meledak kayaknya enggak, soalnya ledakannya itu berselang lama, dari ledakan satu kedua, jadi kebakar dulu kapalnya baru bunyi ledakan," bebernya.

Asap tebal mengepul dari kapal-kapal yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019). Hingga pukul 18.30 api masih terlihat membakar beberapa kapal, meski begitu proses pemadaman masih dilakukan, di tengah angin yang kencang.
Asap tebal mengepul dari kapal-kapal yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019). Hingga pukul 18.30 api masih terlihat membakar beberapa kapal, meski begitu proses pemadaman masih dilakukan, di tengah angin yang kencang. (Warta Kota/Alex Suban)

Indra (21), saksi mata lainnya menuturkan, setelah kebakaran kapal membesar, sebagian karyawan langsung dievakuasi ke luar gedung. Saat itu pula listrik di lokasi ia bekerja padam, dan membuat karyawan panik, terlebih ada asap yang masuk ke tempatnya bekerja.

"Pokoknya itu listrik mati, langsung dievakuasi semua, takutnya juga mas, itu api gede, apalagi deket kerjaan kan," cetusnya.

Hingga pukul 18.30, api masih terlihat membakar beberapa kapal, dan proses pemadaman masih dilakukan, sementara kondisi cuaca di sekitar lokasi tampak gerimis.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya mendapat informasi adanya kebakaran pukul 15.16 WIB.

“Unit tiba di TKP pukul 15.20 WIB. Ada 15 unit yang dikerahkan,” kata Satriadi Gunawan.

Foto udara kebakaran kapal di Muara Baru.
Foto udara kebakaran kapal di Muara Baru. (Warta Kota/Alex Suban)

15 unit yang dikerahkan ke lokasi terdiri dari 7 unit pompa, 7 unit pendukung, dan 1 unit fire boat. Satriadi Gunawan menambahkan, kebakaran terjadi tidak jauh dari Kantor Syahbandar di Pelabuhan Muara Baru.

“Situasi merah, sudah ada tiga kapal yang terbakar,” ungkapnya.

Suara ledakan juga sempat terdengar dari objek kebakaran sekira pukul 15.44 WIB. Hingga saat ini petugas masih berupaya melakukan pemadaman.

Sebelumnya diberitakan, kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, tepatnya di jalan Tuna Raya depan Kantor Syahbandar, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019) sore.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan menerangkan, ada tiga kapal yang terbakar.

"Ada tiga kapal nelayan yang terbakar, saat ini masih dalam proses pemadaman," kata Satriadi Gunawan, Sabtu (23/2/2019).

Hingga Sabtu (23/2) petang, kebakaran kapal di Muara Baru, Jakarta Utara, terus membesar karena angin cukup kencang.
Hingga Sabtu (23/2) petang, kebakaran kapal di Muara Baru, Jakarta Utara, terus membesar karena angin cukup kencang. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Dalam proses pemadaman, pihaknya mengerahkan sebanyak 17 unit alat pemadam kebakaran ke lokasi, di antaranya 7 unit pompa, 7unit pendukung, dan satu unit fireboat.

Hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan apa penyebab kebakaran tersebut, proses pemadaman pun masih dilakukan.

"Kami belum tahu apa penyebabnya, untuk kendala juga tidak ada, hanya saja karena lokasi berdekatan dengan kapal, kita upayakan agar api tidak menjalar ke kapal lain yang bersandar," paparnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Begini Kronologi Kebakaran Dahsyat Hanguskan 15 Kapal Nelayan di Pelabuhan Muara Baru

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved