Kondisi Dam Tembesi Memprihatinkan, Daerah Resapan Air Rusak, Mampu Bertahan 2 Tahun Usai Beroperasi

Belum lagi tender pengelolaan dam itu dimulai, dan selesai tahun ini, usia Dam Tembesi diperkirakan tak bertahan lama. Hanya sekitar dua tahun setelah

Kondisi Dam Tembesi Memprihatinkan, Daerah Resapan Air Rusak, Mampu Bertahan 2 Tahun Usai Beroperasi
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Kondisi Dam Tembesi 

"Kita ini potensi defisit air. Dam Tembesi seharusnya per awal 2019 kemarin tendernya, tapi baru sekarang mulai tendernya. Targetnya April selesai. Kalau pelaksanaannya memakan waktu 1 tahun, berarti baru siap April 2020, kira-kira banyak keluhan tak nanti?," tanya Benny.

Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 9 perusahaan telah mendaftarkan dirinya pada tahapan pra qualifikasi tender pengelolaan Dam Tembesi.

Termasuklah di dalamnya ATB, perusahaan yang telah melayani air bersih di Batam sejak 1995 lalu, dan perusahaan dimana pimpinan BP Batam saat ini, juga menjadi komisaris di dalamnya.

Sementara pada Desember tahun lalu, saat itu setidaknya ada sekitar 37 investor yang berminat untuk mengelola Dam Tembesi, kemudian terakhir berkurang hingga menjadi 9 perusahaan.

"ATB ada, dia konsorsium," kata Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, Jumat (22/2) di Gedung BP Batam.

Percepatan tender pengelolaan Dam Tembesi ini, termasuk prioritas Edy di kepemimpinannya sebagai Kepala BP Batam. Dalam waktu yang relatif singkat, sebelum April, ia harus menyelesaikan proses tender tersebut, dan mendapatkan pemenang tender.

"Mungkin Senin (25/2/2019) ini kita umumkan daftar perusahaan terpilihnya. Setelah itu kita tender. Pokoknya sebelum April, proses ini sudah selesai. Karena mau cepat juga kan," ujarnya.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved