Johannes Kennedy: Pembangunan Jembatan Batam - Bintan Bisa Dongkrak Ekonomi Kepri

"Jembatan Batam - Bintan ini, sangat dibutuhkan Provinsi Kepri agar Investor memiliki banyak pilihan dalam menanamkan Investasinya di Kepri,"

Johannes Kennedy: Pembangunan Jembatan Batam - Bintan  Bisa Dongkrak Ekonomi Kepri
TRIBUNBATAM.id/IAN
Penasehat Ekonomi Kepri, Jhon Kennedy Aritonang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penasehat Ekonomi Kepri, Johannes Kennedy berharap pembangunan Jembatan Batam - Bintan, tahun 2019 ini bisa diwujudkan untuk mendongkrak ekonomi Kepri khususnya pertumbuhan investor di Kepri.

"Jembatan Batam - Bintan ini, sangat dibutuhkan Provinsi Kepri agar Investor memiliki banyak pilihan dalam menanamkan Investasinya di Kepri,"katanya, Minggu (24/2/2019).

Saat ini kota Batam sendiri yang dikenal sebagai kota Industri sudah tidak menarik lagi bagi investor, baik investor dari dalam negeri terlebih investor luar negeri.

Hal tersebut dikarenakan Batam dinilai tidak nyaman untuk investor.

Johannes Kennedy juga mengatakan tingginya Upah Minimum Kota (UMK), membuat investor menilai sulit untuk mengambil untung dari usaha yang akan dibangun di Batam.

Gamers Wajib Coba, Inilah 3 Rekomendasi Aplikasi VPN Untuk Hape, Bisa Menembus Blokiran

Film Dilan 1991 Tayang 28 Februari, akan Dibangun Taman Dilan, Kawasan GOR Saparua Kota Bandung

Cara Mudah Bikin Akun WhatsApp Tanpa Harus Pakai Nomor Telepon, Ikuti Tips ini

Reino Barack & Syahrini Menikah, Luna Maya Unggah Kupu-kupu: Aku Bijak Karena Aku Pernah Bodoh

 

Sementara kata Jhon Kennedy, jika jembatan Batam - Bintan dibangun, maka investor bisa memilih menanamkan investasinya di Bintan atau di Tanjungpinang.

"Ini menjadi pilihan bagai investor,"katanya

Dia mengatakan jika jembatan Batam - Bintan dibangun, maka akes melalui darat akan jauh lebih murah dibanding akses melalui laut.

"Kalau dari laut biaya dan resiko jauh lebih banyak dibanding dari darat, jarak tempuh pun akan lebih dekat, dan aktifitas bisa dilaksanakan kapanpun ,"kata Jhon.

Saat ini untuk masyarakat yang hendak ke Tanjungpinang dan Bintan, hanya bisa diakses siang hari.

"Kalau malam hati sudah tidak ada Ferry, kalau ada kebutuhan mendadak maka harus menyewa, tentu biayanya akan sangat mahal. Jika jembatan kapanpun masyarakat atau pengusaha bisa ke Bintan dari Batam,"katanya

Sebelumnya diberitakan pembangunan jembatan, yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau akan dimulai 2019.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun, saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan Hal tersebut dan Presiden Republik Indonesai mendukung pembangunan jembatan dua pulau yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia itu dan berharap pembangunannya bisa segera dimulai 2019.

Ia juga menyatakan sudah menemui sejumlah menteri terkait untuk mematangkan rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan.

Berdasarkan kajian awal, Jembatan Batam-Bintan diperkirakan menelan investasi Rp4 miliar.Jembatan akan memiliki panjang sekitar tujuh kilometer dengan melalui dua pulau yang berada di antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.(Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved