PEMILU 2019

Libatkan 50 Orang, KPU Tanjungpinang Berharap Proses Pelipatan Kertas Suara Selesai 28 Februari 2019

Mendekati masa pencoblosan kurang dari dua bulan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tanjungpinang mengadakan Simulasi pelipatan kertas suara

Libatkan 50 Orang, KPU Tanjungpinang Berharap Proses Pelipatan Kertas Suara Selesai 28 Februari 2019
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Kegiatan simulasi pelipatan kertas surat suara di KPU kota Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPING - Mendekati masa pencoblosan kurang dari dua bulan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tanjungpinang mengadakan simulasi pelipatan kertas suara.

Mereka memberitahu tata cara pelipatan dan aturan yang harus dipatuhi sebagai tenaga pelipatan.

Ketua KPU kota Tanjungpinang Aswin Nasution menjelaskan bahwa ada 50 orang tenaga pelipatan surat suara yang akan bekerja dalam waktu target maksimal 10 hari.

Sesuai tahapan, pelipatan akan dimulai pada hari Kamis (28/2/2019).

"Maksimal 10 hari pelipatan sudah selesai sejak Kamis (28/2). Semuanya mulai dari kertas surat suara Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kota Tanjungpinang," kata Aswin ditemui di kantornya, Selasa (26/2).

Ditegur Tak Boleh Mancing di Taman Kolam Sekupang Batam, Pemancing Rusak Aset & Bakar Rakit Petugas

Kompor Gas Meledak, Satu Keluarga Jadi Korban dengan Luka Bakar,Termasuk Bocah 2 Tahun

VIDEO Streaming Persija vs Becamex Binh Duong di AFC Cup 2019 Live MNC TV Pukul 15.30 WIB

Festival Padang Melang 2019 Bakal Dihadiri Sejumlah Artis, Pemkab Anambas Janjikan Banyak Kejutan

Keseringan Minum Obat Maag Ternyata Berbahaya, Sebabkan Penyakit Ginjal

Dari data yang didapatkan dari KPU, setidaknya ada 773.473 lembar surat rurat suara. Beberapa tata cara pelipatan oleh tenaga pelipat seperti dilarang membawa barang seperti tas, makanan, rokok, kamera, ponsel dan lainya. Terlebih membawa surat suara keluar ruang yang telah ditemukan.

"Berlaku untuk personel juga saat berada di dalam ruang pelipatan. Personel yang terlibat dalam kegiatan dilarang membawa surat suara keluar ruang penyortiran. Jika diketahui membawa keluar maka akan dilakukan proses sesuai ketentuan perundang-undangan," ungkapnya.

Selam dalam proses pelipatan, maka akan ada pemeriksaan yang ketat terhadap personel maupun petugas KPU serta para tenaga pelipatan yang masuk dalam area penyortiran surat suara.

"Yang tidak berkepentingan hanya boleh mendokumentasikan dari luar gedung," ujarnya lagi. (wfa).

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved