UPDATE Kondisi Harismail, Korban Salah Tangkap Kasus Dugaan Perkosaan Bidan, Simak 7 Faktanya

Harismail, korban salah tangkap dalam kasus perkosaan bidan di Sumatera Selatan saat ini kondisinya semakin membaik. Simak 7 fakta dibaliknya.

UPDATE Kondisi Harismail, Korban Salah Tangkap Kasus Dugaan Perkosaan Bidan, Simak 7 Faktanya
Dokumen Sriwijaya Post
Harismail (25) korban penculikan dan dianiaya orang tak dikenal dengan luka sayatan dipergelangan tangan saat dirawat di RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (23/3/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Harismail, korban salah tangkap dalam kasus perkosaan bidan di Sumatera Selatan saat ini kondisinya semakin membaik.

Seperti diberitakan, Harismail alias Ujang (25), pria yang bekerja buruh batu di Palembang, diduga menjadi korban salah tangkap oleh sejumlah oknum polisi.

Harismail mengaku dipaksa masuk ke dalam mobil oleh para pelaku. Setelah itu kedua tangannya diikat dan wajahnya ditutup.

Haris lalu dipaksa untuk mengaku telah merampok dan memperkosa seorang bidan berinisial Y di Ogan Ilir . 

Haris menolak untuk menuruti permintaan para pelaku tersebut dan akhirnya menjadi bulan-bulanan di dalam mobil. 

Profesi dan Pengamanan ( Propam) Polda Sumatera Selatan sedang menyelidiki kasus tersebut lebih mendalam.

Edian Saputra Tega Pukul Kepala Ibu Pakai Balok hingga Tewas Gara-gara Masalah Sepele

Syahrini dan Reino Barack Menikah, Unggahan Bubu Eks Pacar Incess Bernada Galau

Sebelum Gantung Diri, Syahrul Sempat Ngopi dengan Temannya Bahas Soal Ini

Reaksi Kapolda Sumsel soal Ari Ismail Disiksa dan Disuruh Ngaku Perkosa Bidan YL

Derita Harismail Satu Jam Dalam Mobil, Tangan Diikat dan Dipaksa Ngaku Memperkosa Bidan YL

Kronologi Harismail Babak Belur Dipukuli, Dipaksa Ngaku Memperkosa Bidan, Saksi Dengar Tembakan

Berikut ini fakta-fakta yang telah dikutip dari Kompas.com:

1. Kesaksian saat Haris diculik

Menurut Krisna Murdani (25), salah satu rekan Haris, dirinya melihat langsung rekannya tiba-tiba dihadang dua mobil dan tiga motor.

Beberapa orang sempat mengeluarkan tembakan peringatan sebelum memaksa Haris masuk ke dalam mobil.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved