UPDATE Kondisi Harismail, Korban Salah Tangkap Kasus Dugaan Perkosaan Bidan, Simak 7 Faktanya

Harismail, korban salah tangkap dalam kasus perkosaan bidan di Sumatera Selatan saat ini kondisinya semakin membaik. Simak 7 fakta dibaliknya.

UPDATE Kondisi Harismail, Korban Salah Tangkap Kasus Dugaan Perkosaan Bidan, Simak 7 Faktanya
Dokumen Sriwijaya Post
Harismail (25) korban penculikan dan dianiaya orang tak dikenal dengan luka sayatan dipergelangan tangan saat dirawat di RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (23/3/2019) 

Y sendiri mengaku diperkosa oleh lima pelaku. Namun, hasil olah TKP tim Labfor dari Polda Sumsel tidak menemukan bukti dari kasus tersebut.

5. Kapolda sesalkan cara penyelidikan kasus bidan Y

Kapolda menyampaikan penyesalannya terkait dugaan salah tangkap oknum polisi yang sedang menyelidiki kasus bidan Y. 

"Pak polisi tidak boleh mengungkap kasus seperti itu, harus didukung hasil Labfor, penyelidikan. Kalau dia korban kita buktikan secara ilmiah, untuk kasus pemerkosaan apalagi, tidak mungkin orang diperkosa tanpa alat bukti," jelas Kapolda Sumsel.

6. Kondisi Haris mulai membaik

Dilansir dari Tribunnews, kondisi Haris mulai membaik setelah babak belur dihajar sejumlah pelaku yang diduga oknum polisi. Hal tersebut dijelaskan oleh Hayan, ayah korban, di rumah sakit Bhayangkara Palembang.

"Dia (Ujang) udah sehat, udah bisa makan, mandi sendiri. Udah baikan dari kemarin-kemarin," katanya, Senin.

Sejak masuk rumah sakit Jumat, (22/2/2019) lalu, Haris sudah dipindahkan dari ruang inapnya di Pavilun Cendana kelas 3 menjadi kelas 2.

Jika sebelumnya Haris bersama-sama 4 pasien lain kini dirinya sendirian di ruangan yang baru.

"Sudah dipindahkan oleh rumah sakit. Biar cepat sembuh. Sekarang ujang di ruang sendiri," lanjutnya.

7. Keluarga Haris Akhirnya Lapor ke Propam Polda Sumsel

Hayan, orang tua Harismail korban salah tangkap yang dituduh terlibat kasus perkosaan bidan Y akhirnya mengadu ke Propam Polda Sumsel, Senin (25/2/2019).

"Iya sudah dilaporkan. Kami inginnya kasus penganiyaan anak saya ini diproses, sampai ada etikat baik dari pengeroyok," ungkapnya yang ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Senin (25/2/2019).

Hayan menyesalkan anaknya dituduh sebagai pelaku pemerkosaan terhadap bidan desa Y.

Padahal, Haris sama sekali tidak mengetahui kejadian tersebut.

Karena, jarak tempat tinggal Haris dan Bidan Y sekitar 27 kilometer dengan melewati delapan desa.

"Kenal tidak, bertemu pun tidak, pernah dan tahu rumahnya di mana juga tidak. Tiba-tiba Haris dituduh sebagai pemerkosa dan parahnya lagi dipukuli. Malah pelaku ini mengaku dari Polda Sumsel," ungkapnya.(*)

*Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tujuh Fakta Terbaru Harismail, Korban Salah Tangkap di Kasus Perkosaan Bidan

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved