Penjelasan Kemendagri Soal Heboh Warga Asing Punya eKTP di Jawa Barat, Ternyata Boleh, Ini Syaratnya

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, e-KTP milik GC dipastikan benar ada

Penjelasan Kemendagri Soal Heboh Warga Asing Punya eKTP di Jawa Barat, Ternyata Boleh, Ini Syaratnya
KOMPAS.com/Devina Halim
Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh (tengah) saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BANDUNG  - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri memberikan konfirmasi dan penjelasan mengenai Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( e-KTP) untuk Warga Negara Asing ( WNA) berinisial GC yang beredar di media sosial.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, e-KTP milik GC dipastikan benar ada.

Hal itu disampaikannya saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). "NIK-nya GC asli, KTP GC asli," kata Zudan.

Sebelumnya, viral kabar bahwa ada WNA asal China yang memiliki E-KTP, dengan domisili di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Beredar pula isu nama GC tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Mengenai NIK milik GC yang sama dengan seorang WNI berinisial B, Zudan menjelaskan, hal itu terjadi karena kekeliruan petugas saat pencantuman data dalam DPT.

Pada data DPT, NIK milik GC tertukar dengan NIK milik B, sementara data lainnya tetap merupakan identitas B.

Syahrini Resmi Menjadi Anggota Keluarga Konglomerat, Berikut Potret Lawas Keluarga Reino Barack

Saepulloh Maulana Gabung, Dikabarkan Fabiano Beltrame Merapat, Begini Kata Bek Muda Persib Bandung

Gosip Seungri BIG BANG Menghirup Nitro Oksida Atau Gas Tertawa Di Vietnam Kembali Mencuat, Kok Bisa?

VIDEO Jadwal Lengkap Persija Jakarta di AFC Cup 2019, vs Becamex 0-0, Selanjutnya vs Shan United

Akad Nikah Syahrini dan Reino Barack di Jepang Berjalan Lancar, Sederet Artis Beri Ucapan Selamat

"Yang keliru adalah datanya B, input-nya menggunakan data (NIK) GC," kata dia.

Oleh karena itu, dipastikan bahwa nama GC tak ada dalam DPT.

"KTP ini (GC) disebut, dipublikasikan, kemudian seolah-olah ini masuk dalam DPT. Kemudian KPU melakukan penelusuran bahwa di dalam DPT, NIK ini (GC) atas nama Bapak (B)," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved