TANJUNGPINANG TERKINI

VIDEO. Sidang Pembunuhan Supartini Ricuh, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara, Jaksa Akan Banding

"Masih ada upaya hukum. Kami yakin itu pasal 340 KHUPidana. Tanyakan lah kenapa bisa dihukum segitu. Masih ada 7 hari pikir-pikir," ungkapnya.

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Sidang pembunuhan Supartini berakhir ricuh.

Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang terlihat berserakan akibat sejumlah barang ditabrak kerumunan orang yang coba mengejar terdakwa Nasrun.

Lalu apa yang membuat keluarga korban tidak terima, Majelis Hakim menyatakan bahwa kasus tersebut bukan bagian dari pembunuhan berencana atau pasal 340 KUHPidana.

Dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU) diyakini Majelis Hakim tidak terbukti.

Sehingga majelis hakim menilai dalam putusan terbukti pada dakwaan subsider.

Sidang Pembunuhan Supartini Ricuh, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara, Jaksa Akan Banding

Pembunuhan di Tanjungpinang, Tak Terima Vonis Hakim Keluarga Korban Serang Nasrun Usai Sidang

Sidang Pembunuhan Supartini di PN Tanjungpinang Dikawal Ketat Petugas Kepolisian

Sidang Pembunuhan Supartini di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Jaksa Tuntut Nasrun 20 Tahun Penjara

Dimana hakim menyatakan bahwa terdakwa tidak melakukan pembunuhan secara berencana pasal 338 KUHPidana.

Dalam pasal tersebut diuraikan terdakwa terbukti melakukan pembunuhan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

"Secara sah dan meyakinkan terdakwa melakukukan tindak pidana pembunuhan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Terdakwa terbukti melanggar pasal 338 KUHP," kata Ketua majelis hakim Eduard Sihaloho didampingi Romauli Purba dan Corpioner disambut riuh teriakan keluarga korban yang tidak menerima, Rabu (27/2/2019).

Putusan tersebut juga belum bisa diterima oleh para pihak.

Baik JPU maupun dari terdakwa yang menyatakan masih pikir pikir.

Halaman
1234
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved