Ibu dan Anak Korban Tabrak Lari Diamputasi. Pelaku Sujud pada Korban Setelah Buron Setahun

Akuibat kecelakaan itu,Nyonya Indrawati (54) diamputasi kaki kanannya, sedangkan sang anak, Oky Yudi Satrio (10), harus kehilangan kedua kakinya

Ibu dan Anak Korban Tabrak Lari Diamputasi. Pelaku Sujud pada Korban Setelah Buron Setahun
Tribun Jateng
Pelaku tabrak lari bersujud minta maaf pada korban yang mengalami lumpuh di Semarang. Pelaku tertangkap setelah buron selama setahun. 

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG - Setahun menghilang setelah tabrak lari, pelaku akhirnya ditangkap polisi. Saat dipertemukan dengan dua korban --ibu dan anak-- yang cacat seumur hidup, pelaku pun bersujud minta maaf.

Pria bernama Bambang Susanto (56) ini berhasil diringkus anggota Satuan Lalulintas Polrestabes Semarang setelah menjadi buron selama setahun.

Bambang menjadi tersangka tabrak lari di Simpang Hanoman Jalan Siliwangi Kota Semarang

Setelah kecelakaan terjadi, Bambang tidak menolong korban, malah kabur.

Bambang akhirnya ditangkap polisi di Kebumen, Kamis (28/2/2019).

Sehari setelah tertangkap, Bambang dipertemukan dengan dua korban di Mapolrestabes Semarang, Jumat (1/3/2019).

Bambang kemudian menangis dan bersujud pada kedua korban agar bisa dimaafkan perbuatannya.

Kedua korban yang merupakan ibu dan anak mengalami cacat seumur hidup karena kaki mereka terpaksa diamputasi.

Nyonya Indrawati (54) diamputasi kaki kanannya, sedangkan sang anak, Oky Yudi Satrio (10), bahkan harus kehilangan kedua kakinya.

"Saya kalut, bingung. Saya masih punya anak kecil, saya mikir keluarga saya," ucap Bambang.

Ny Indrawati sebelah kakinya diamputasi, sedangkan anaknya Oky, kedua kaklinya harus diamputasi 
Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved