TANJUNGPINANG TERKINI

Pengacara PT Panca Rasa Pratama Minta Kebijakan Polda Kepri, Ratusan Karyawan Tak Bisa Kerja

"Apakah tidak ada cara lain dalam pengamanan barang bukti? Kita juga harus menghormati azas praduga tidak bersalah," kata Hendie

Pengacara PT Panca Rasa Pratama Minta Kebijakan Polda Kepri, Ratusan Karyawan Tak Bisa Kerja
ISTIMEWA
Polda Kepri segel perusahaan yang memproduksi teh Prendjak, minuman kemasan mineral seperti Ravel, Canbo, serta kecap asin merek Chez's 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Pengacara PT Panca Rasa Pratama angkat bicara terkait penyegelan yang dilakukan pihak kepolisian, Polda Kepri.

Pihaknya beranggapan butuh kebijakan Polda Kepri untuk melihat ratusan karyawan yang tidak bekerja jika dilakukan penyegelan pabrik produksi Teh Prendjak dan sejumlah minuman kemasan serta kecap itu.

Terhadap penyegelan dan penghentian kegiatan usaha PT. Panca Rasa Pratama (PRP) oleh Polda Kepri, terkait penyelidikan temuan limbah B3 (oli bekas) di perusahaan tersebut, Hendie Devitra didampingi Sabri Hamri, selaku Kuasa Hukum perusahaan enggan memberikan tanggapan terhadap materi perkara yang dituduhkan.

"Kita tunggu saja hasil penyelidikan perkaranya", ujar Hendie malui sambungan whatsapp mengirimkan keterangan persnya, Senin (4/3/2019).

"Terkait penanganan barang bukti yang meliputi identifikasi dan pengamanan berupa penyegelan, sepanjang terhadap barang yang patut diduga terkait dengan tindak pidana yang ditemukan di TKP yang dilaksanakan sesuai SOP silakan itu kewenangan penyidik."

"Namun tidak dengan tindakan penghentian aktifitas perusahaan dan pemasangan police line di pintu masuk utama."

"Penghentian aktifitas sama saja penutupan tempat usaha itu sudah masuk kategori penjatuhan sanksi."

"Penerapan pidana tambahan, sedangkan perkaranya masih dalam tahap penyelidikan, ini yang menurut kami kontra produktif."

"Apakah tidak ada cara lain dalam pengamanan barang bukti? Kita juga harus menghormati azas praduga tidak bersalah," kata Hendie.

Manfaat dan Khasiat Ciplukan, Penyelamat Prajurit Romawi hingga Obat Diabetes

BREAKINGNEWS - Hari Ini, Polresta Barelang Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Fitri Suryati

Saat Jepang Tak Lagi Dukung Soekarno Jelang Supersemar, Ini yang Dilakukan Dewi Soekarno

Amalan di Bulan Rajab Mulai dari Istighfar hingga Puasa, 1 Rajab 1440 H Jatuh Pada 8 Maret 2019

Video Viral Anak Bakar Rumah Orangtuanya, Sang Ibu Menangis Histeris Ratapi Nasibnya

Jadwal Grup E Piala Presiden 2019 Hari Ini, Arema FC vs Barito Putera Jam 18.30 WIB, Live Indosiar

Menurut Dia akibatnya jelas berpotensi menimbulkan dampak sosial terkait kelangsungan usaha dan nasib 480-an orang pekerja yang menggantungkan hidupnya disana yang sekarang tidak dapat bekerja dan terpaksa dirumahkan.

"Akibat perusahaan tidak dapat berproduksi ini sangat merugikan banyak pihak, implikasi ini yang semestinya dapat diminimalisir."

"Apalagi saat ini kita berharap suasana yang kondusif menjelang pemilu dan menyosong bulan ramadhan dalam waktu dekat," kata Hendie

Ia juga mengatakan, selain PRP ada 6 badan usaha di dalam lingkungan areal perusahaan tersebut yang belum tentu semuanya terlibat dgn temuan B3 itu. Atara lain PT. Startmara Pratama.

"PT Pan Baruna sebagai penyalur distribusi makanan berupa minyak goreng, tepung,mie instan,biskuit dan lain-lain untuk memenuhi kebutuhan pasar juga terhambat. Karena tidak dapat keluar masuk lokasi perusahan akibat penutupan pintu utama tersebut," lanjut Hendie.

" Kami berharap penyidk Polda lebih bijaksana dlm proses penegakan hukum dengan juga mengayomi dan melindungi kepentingan hukum pihak lain, mudah2an dalam waktu dekat ada jalan keluarnya," ujar Hendie. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved