ANAMBAS TERKINI

Setelah Dianalisa, Ini Jumlah Kebutuhan Internet Organisasi Perangkat Daerah di Anambas

"Analisa kebutuhannya diperkirakan seperti itu. ‎Secara bertahap, bandwidth ini akan diantar ke kecamatan-kecamatan yang ada," ujarnya

Setelah Dianalisa, Ini Jumlah Kebutuhan Internet Organisasi Perangkat Daerah di Anambas
kompas.com
Ilustrasi data internet 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Analisa kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kebutuhan internet diprediksi mencapai 100 MB.

Japrizal, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, analisa kebutuhan yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya itu merupakan gambaran secara keseluruhan yang tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyesuaian.

"Analisa kebutuhannya diperkirakan seperti itu. ‎Secara bertahap, bandwidth ini akan diantar ke kecamatan-kecamatan yang ada," ujarnya Senin (4/3/2019).

Ditemui di ruang kerjanya, ia pun tidak mengelak kalau untuk merealisasikan internet menyentuh sampai ke kantor-kantor kecamatan termasuk desa memerlukan sarana pendukung.

Beroperasinya Palapa Ring Barat (PRB), menurutnya menjadi salahsatu alternatif untuk merealisasikan internet ke kantor pelayanan publik pemerintah.

Ia mengatakan, ‎kalau realisasi Palapa Ring Barat (PRB) di kantor-kantor pemerintah, berkemungkinan dilakukan pada bulan Maret ini dengan menggunakan sistem e-katalog.

VIDEO Polisi Bantu Warga yang Alami Krisis Air di Bintan, Salurkan Air dengan Kendaraan Water Cannon

Live Streaming Persita vs Persela Grup E Piala Presiden 2019, Kick Off Jam 15.30 WIB

Seperti Kisah Film, Asta, Driver Ojek Online yang Tetap Jadi Guru Ngaji & Istikomah Bagi-bagi Nasi

Kumpulan Kata Bijak Islami untuk Motivasi Diri, Cocok Jadi Status di Facebook hingga Whatsapp

Link Live Streaming Drama Korea The Last Empress Senin (4/3), Tayang Di Trans TV Pukul 18.00 WIB

"Rencananya, alokasi internet yang bakal dibeli antara 100 sampai 300 Mega. Alokasi kuota bandwidth ini untuk OPD dan kecamatan. Nantinya, kami yang akan melakukan managemen bandwidth. Sehingga, Pemerintah di kecamatan dapat merasakan juga," ungkapnya.

Meski nantinya sudah menggunakan internet dengan menggunakan fiber optik, namun Japrizal berharap agar internet yang menggunakan sistem V-Sat seperti yang digunakan selama ini agar kiranya dapat digunakan.

Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi persoalan dalam jaringan internet menggunakan fiber optik.

"Jadi, bisa saja sebagai back up. Tentunya, dalam merealisasikan hal ini melihat anggaran," bebernya seraya tersenyum.

Ia menjelaskan, kalau jangkauan internet Palapa Ring Barat untuk saat ini belum menyentuh dua pulau besar lainnya di Anambas.

Pihak operator penyedia jasa internet, masih fokus dalam pengembangan jaringan di Tarempa dan sekitarnya.

Hanya saja, dari komunikasi yang dilakukan, sejumlah titik mulai dari ruang terbuka untuk publik akan mendapat layanan internet secara gratis.

"Memang belum menyentuh‎ sampai ke Letung dan Palmatak. Dari penuturan pihak operator penyedia jasa internet, mereka masih butuh proses untuk memperluas jangkauan itu. Memang banyak yang menanyakan. Paling tidak, untuk mendukung rasa keadilan agar akses internet sampai ke sejumlah pulau," ungkapnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved