Breaking News:

BATAM TERKINI

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Akui Belum Berani Terbitkan SK UMS, Kenapa?

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengakui belum berani mengeluarkan surat keputusan UMSK Batam yang belakangan banyak didemo pekerja. Kenapa?

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Februari telah berlalu, namun nasib Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam belum juga diputuskan hingga saat ini.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang dimintai tanggapannya, mengakui belum membuat keputusan terkait UMSK Batam.

Salah satu faktornya, karena dari unsur tripartit belum lengkap.

"Saya belum berani ambil keputusan. Karena dari tripartit belum lengkap," kata Nurdin, baru-baru ini.

"Apindo belum ada kesepakatan," sambungnya lagi.

Lagipula, kata Nurdin, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015, ia tak punya kewenangan soal itu.

KABAR GEMBIRA! Perusahaan Asing Buka Usaha di Batam, Usai Pemilu Bakal Rekrut Tenaga Kerja Baru

Kepingin Punya Rambut Sehat dan Cepat Panjang? Yuk Coba Konsumsi 7 Makanan Ini

Siap-siap Pembuat PUBG Mobile Bakal Hadirkan Kunci Digital Fitur Pencegah Kecanduan Game

Demi Hidup Bersama Selingkuhannya, Wanita Ini Bunuh Suaminya dengan Racun

Meski begitu, Nurdin berjanji akan mempelajari lagi terkait UMS ini. Ada beberapa hal yang perlu dikajinya.

"Saya pelajari lagi," kata Nurdin.

Sebelumnya, saat aksi unjuk rasa aliansi buruh ke Gedung Graha Kepri, Januari lalu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepri, Raja Ariza yang menemui perwakilan buruh, menjanjikan pada pekan pertama Februari 2019, SK UMS bisa diterbitkan gubernur.

Malah kalau bisa seperti harapan buruh, keluar pada tanggal 6 Februari sebagaimana tanggal ulangtahun aliansi buruh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved