3 Alasan Siti Aisyah Dibebaskan dari Tuduhan Pembunuhan Kim Jong Nam

Menteri Kemenkumham, Yasonna Laoly mengakui bukan hal mudah membebaskan Siti Aisyah dari jeratan kasus dugaan pembunuhan

3 Alasan Siti Aisyah Dibebaskan dari Tuduhan Pembunuhan Kim Jong Nam
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Yasonna Laoly saat mendampingi Siti Aisyah yang terjerat kasus dugaan pembunuhan terhadap saudara tiri Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Senin (10/3). 

TRIBUNBATAM.id - Menteri Kemenkumham, Yasonna Laoly mengakui bukan hal mudah membebaskan Siti Aisyah dari jeratan kasus dugaan pembunuhan terhadap saudara tiri Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam.

Proses tersebut melibatkan beberapa instansi kementerian seperti Kemenkumham, Kementerian Luar Negeri beserta Kepolisian Indonesia. Hal tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Atas perintah Bapak Presiden, kami (Kemenkumham), Menlu, Kapolri, Jaksa Agung, semua pejabat diperintahkan untuk berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk mencari cara untuk pembebasan beliau. Ini sudah dilakukan dan bahkan Bapak Presiden sudah berkomunikasi baik dengan pemerintahan sebelumnya, di bawah pimpinan masih Pak PM Najib maupun dengan Tun Mahatir," ungkap Yasonna di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Senin (10/3).

Seungri Member BIGBANG Umumkan Pensiun dari Dunia Hiburan, Ini Surat Pengunduran Dirinya

Ramalan Zodiak 12 Maret 2019, Libra Gelisah, Sagitarius Jaga Emosi, Tunjukkan Rasa Cintamu Gemini

Tak Perlu Obat Kimia, Obati Nyeri Sendi dengan Minum Campuran Kunyit dan Jahe

Teh Jahe dan Kunyit Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Begini Cara Membuatnya

 

Hari ini, sudah 2 tahun 23 hari sejak Aisyah ditahan di Malaysia atas tuduhan pembunuhan berencana. Proses panjang dilakukan dengan cara mengirimkan surat resmi beserta melobi pihak Pemerintah Malaysia, dalam hal ini Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas.

"Kita menyurati setelah diadakan perundingan dan pendekatan yang baik, maka beberapa waktu yang lalu kami menyurati Pak Jaksa Agung. Sebelumnya pada bulan Agustus tahun lalu, saya juga sudah bertemu dengan Jaksa Agung, bertemu dengan PM Mahatir, Ibu Menlu juga begitu, bahkan Jaksa Agung kita juga pernah menyampaikan dan semua lah ikut berperan," katanya.

Hingga kemudian, Jaksa Agung Malaysia mempertimbangkan untuk mencabut tuntutan dengan tiga alasan.

"Beliau (Jaksa Agung Malaysia) membantu beliau (Aisyah) dengan 3 alasan. Pertama, Siti Aisyah meyakini apa yang dilakukannya semata-mata bertujuan untuk kepentingan reality show sehingga dia tidak pernah memiliki niat untuk membunuh Kim Jong Nam," tuturnya.

Kedua, Siti Aisyah merasa dirinya dimanfaatkan oleh pihak Korea Utara untuk secara tidak langsung melakukan pembunuhan.

"Siti Aisyah telah dikelabuhi, dan tidak menyadari sama sekali bahwa dia sedang diperalat oleh pihak Korea Utara,: ungkap Yasonna.

Terakhir, Siti Aisyah sama sekali tidak mendapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya.

"Akhirnya Jaksa Agung Tommy Thomas mengirimkan surat dan memohon kepada pengadilan, membalas surat kami dan memohon juga kepada pengadilan pada persidangan kali ini mencabut dakwaan. Kita ucapkan syukur atas kerja sama yang sangat baik dengan pemerintah Malaysia. Hari ini adik kita bisa akan bertemu dengan keluarganya kembali, kembali ke tanah air," ujar Yasonna.

Sebelumnya, Siti Aisyah, TKW terdakwa pembunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un yakni, Kim Jong Nam akhirnya dibebaskan hakim pengadilan Malaysia. Jaksa membatalkan tuntutan terhadap Siti.

Bersama dengan Doan Thi Huong asal Vietnam, Siti telah dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan mengolesi racun saraf VX di wajahnya di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Hakim menyetujui permintaan dari jaksa penuntut untuk membatalkan dakwaan pembunuhan. (abs)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved