BATAM TERKINI

VIDEO. Jadikan Kota Wisata, Rudi Masih Fokus Kembangkan Infrastruktur dan Pariwisata Batam

"Pendidikan juga akan kita gesa, tempat-tempat pendidikannya kita bangun. Dari Pak Edy (Kepala Badan Pengusahaan Batam) sudah bersedia siapkan lahan.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Batam 2019.

Musrenbang kali ini bersempena dengan tiga tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Tema yang diangkat "Kerja Cerdas, Infrastruktur Tuntas".

Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, pembangunan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Batam.

"Semua kita fokus, tapi ada yang lebih fokus. Kita fokus kembangkan pariwisata. Salah satunya, kita bangun infrastruktur di jalan-jalan utama," kata Rudi, Kamis (14/3/2019) di Hotel Vista Batam.

Ia berharap pembangunan infrastruktur Batam di bagian Timur, bisa dirampungkan dalam waktu dekat.

Polres Tanjungpinang Segera Rilis Kasus Ancaman Penembakan Jaksa

3 Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi, Siapa Saja?

Lambat, Mahal, Kena Pajak Pula! Pengusaha Blak-blakan Pemicu Biaya Logistik Batam Melebihi Singapura

Tutup Jalan Sangatta Bengalon, TNI Ledakan Mortir Peninggalan Zaman Perang Dunia II

Lantaran kebanyakan tempat tujuan wisata ada di kawasan ini. Setelah itu, baru beranjak ke tempat-tempat lainnya.

"Pendidikan juga akan kita gesa, tempat-tempat pendidikannya kita bangun. Dari Pak Edy (Kepala Badan Pengusahaan Batam) sudah bersedia siapkan lahan. Nanti tim saya dan tim dia akan duduk sama bahas soal ini," ujarnya.

Menyoal perencanaan pembangunan Batam, Rudi mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah menyiapkan perencanaan itu melebihi masa jabatannya sebagai wali kota. Timnya sudah menyiapkan perencanaan Batam untuk 10 tahun ke depan, sejak kepemimpinannya sebagai wali kota.

"Karena PAD (pendapatan asli daerah) kita tak cukup. Tapi target kami, 2025 pembangunan infrastruktur utama, seluruh ruas jalan harus diselesaikan. Ini awal supaya Batam tak terjadi kemacetan," kata Rudi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk melakukan pembangunan ini, tak cukup hanya dengan mengandalkan PAD Batam saja. Karena di Batam juga ada penggalan-penggalan jalan provinsi dan jalan nasional.

Makanya, Pemko Batam juga akan meminta bantuan dari provinsi dan dari pemerintah pusat terkait dananya.

"Kita ingin bangun Batam jadi kota wisata. Nanti di Batam akan dibangun jalan tol sepanjang 25 km. Fly over di Simpang Kabil, mudah-mudahan selesai pemilu dikerjakan," ujarnya.

Pekerjaan lain, Jalan Sei Harapan ke Simpang Basecamp juga akan dibangun tahun ini. Ruas jalan dari fly over Simpang Jam ke fly over Simpang Kabil juga akan ditambah menjadi tiga jalur, dan beberapa pekerjaan jalan lainnya.

KPK OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Reaksi Mahfud MD: Semuanya Akan Terungkap pada Waktunya

Unggah Video Kemanusiaan Ini Di Instagram, Tamara Bleszynski Mengaku Tidak Mewakili Parpol Manapun

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Klas IIA Narkotika Tanjungpinang Gelar Aksi Donor Darah

Sinopsis Sinetron Cinta Buta 15 Maret 2019 di SCTV Pukul 18.25 WIB, Nasib Tunangan Aslan dan Rayhan

"Pemko akan selesaikan seluruh jalan yang belum selesai. Target 2,4 juta wisman ke Batam tahun ini tak bisa kita capai, kalau tak dibangun jalan," kata Rudi.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengingatkan, pentingnya koordinasi, dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah daerah.

"Pembangunan harus sinergitas dan terkoordinasi dari pusat, provinsi sampai desa," kata Nurdin.

Ia juga memuji keberhasilan Rudi dan Amsakar Achmad di tiga tahun kepemimpinan mereka. Pekerjaan yang paling nampak, adalah pembangunan infrastruktur jalan. Ruas-ruas jalan di Kota Batam diperlebar.

"Jalan di Batam sudah seperti di Orchard Road Singapore," ujarnya.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved