Penembakan di Selandia Baru

Saat Wawancara Soal Terorisme di Selandia Baru, Kepala Senator Fraser Anning Ditimpuk Telur

Akibat ucapan yang mengejutkan terkait aksi terorisme di Selandia Baru, kepala Senator Queensland Fraser Anning ditimpuk telur oleh seorang pemuda.

Saat Wawancara Soal Terorisme di Selandia Baru, Kepala Senator Fraser Anning Ditimpuk Telur
Twitter
Senator Queensland Fraser Anning ditimpuk telur oleh seorang anak muda saat melayani wawancara media di Melbourne, Australia, Sabtu (16/3/2019). 

Merujuk manifesto "The Great Replacement" yang dibuatnya, terungkap bahwa Tarrant sudah merencanakan aksi kejinya sejak lama.

Dilaporkan Independent.ie, teroris asal Grafton Australia itu sudah berencana untuk melakukan penembakan massal selama dua tahun terakhir.

"Aku memulai rencana serangan ini sejak dua tahun terakhir. Kemudian menetapkan lokasi di Christchurch dalam tiga bulan terakhir," katanya.

Dalam manifesto setebal 74 halaman itu, Tarrant memperkenalkan diri sebagai anti-imigran dengan para korban disebutnya sebagai "sekelompok penjajah".

Di manifesto tersebut, dia mengatakan ingin membebaskan tanah milik kaumnya dari "para penjajah", dan terinspirasi dari Anders Breivik.

Dilansir AFP, Breivik merupakan seorang ekstremis sayap kanan yang menyerang kantor pemerintah di Oslo, Norwegia, pada 22 Juli 2011 silam.

Dia meledakkan bom mobil di depan kantor pemerintah, dan melakukan penembakan di kamp musim panas sayap muda Partai Buruh di Pulau Utoya.

Teroris berusia 40 tahun itu mengaku membunuh para korban karena mereka mendukung multikulturalisme.

Tarrant mengutarakan dirinya sebagai pria kulit putih dengan orangtua keturunan Inggris, Skotlandia, dan Irlandia.

"Saya hanyalah pria kulit putih biasa, dari keluarga biasa saja, yang memutuskan untuk berdiri dan memastikan keberlangsungan kaum saya," katanya.

Dikutip oleh Daily Mail, dia menyerukan kematian bagi sejumlah pemimpin dunia seperti Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dia sangat mengaku mendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai simbol identitas kulit putih yang baru, serta keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Manajer gym di Grafton Tracey Gray bekerja sebagaimana diwartakan ABC menuturkan, pria berumur 28 tahun itu bekerja sebagai personal trainer di tempatnya.

Tarrant bekerja sebagai pelatih gym setelah selesai sekolah pada 2009 hingga 2011 sebelum memutuskan melanglang buana.

Tarrant diketahui sudah melancong di negara kawasan Asia Tenggara, timur Asia, hingga Eropa. (*)

*Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sudutkan Muslim di Kasus Terorisme, Senator Fraser Anning Ditimpuk Telur saat Diwawancari Media

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved