BREAKINGNEWS Sopir Taksi Online dan Konvensional Ribut di Engku Putri Batam

Sopir taksi online dan konvensional kembali ribut di depan pintu gerbang barat Alun-Alun Engku Putri Kota Batam, Minggu (17/3/2019) pagi.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sopir taksi online dan konvensional kembali ribut di depan pintu gerbang barat Alun-Alun Engku Putri Kota Batam, Minggu (17/3/2019) pagi.

Keributan antara sopir taksi online vs konvensional seperti tidak ada habisnya dan selalu berulang. 

Menurut pantauan TRIBUNBATAM.ID di lokasi kejadian, terlihat para pengemudi taksi online telah berkumpul memenuhi titik keributan.

"Jangan main keroyokan kalian. Ayo satu lawan satu kita," teriak salah satu pengemudi taksi online.

 Kericuhan antara sopir taksi konvensional dan taksi online terjadi di depan pintu gerbang barat Alun-Alun Engku Putri Kota Batam pada Minggu (17/3/2019) pagi.

Sebuah mobil Toyota Etios Valco dengan nomor polisi BP 1435 GA mengalami kerusakan. 

"Wah parah banget kondisi mobil itu. Selain gepeng di bagian belakang, kaca mobil di sebelah pengemudi juga dipukul," ujar pria bernama Iyo.

Iyo pun segera memperlihatkan video pengrusakkan oleh beberapa oknum yang diduga dari taksi konvensional kepada TRIBUNBATAM.ID.

AC Milan vs Inter Milan, Senin Dinihari WIB Jam 02.30 WIB, Live beIN Sport 3, Ini Prakiraan Pemain

Download Kumpulan Lagu Populer Malaysia, Berikut Cara Download Versi Spotify

Seorang sopir taksi dilaporkan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Iya tadi ada rekan kami yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Cuma gak tahu dibawa kemana. Ada salah satu petugas Satpol PP juga yang terkena pukulan dari oknum-oknum itu tadi," ujar salah satu pengemudi taksi online saat menjelaskan kronologi kepada rekannya.

Saat keributan terjadi, menurut pantauan TRIBUNBATAM.ID di lokasi, Kapolsek Batam Kota, AKP Ricky Firmansyah pun langsung turun untuk menindak tegas kejadian ini.

"Semuanya tenang. Saya berharap ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Saya siap untuk menindak tegas siapa pun yang bersalah. Sudah hampir 20 video lebih yang masuk ke saya atas kasus ini. Jadi saya harap semuanya mempercayakan kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses terhadap kasus ini," ucapnya ketika melakukan audiensi bersama para ketua forum dari masing-masing pihak.

Hingga berita ditulis, mobil yang dirusak telah dibawa ke Polsek Batam Kota.

Dan beberapa perwakilan dari masing-masing pihak juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

"Nanti saya info jika sudah jelas kelanjutan," ujar Indra lagi. (dna)

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved