Penembakan di Selandia Baru

Terungkap Keseharian Brenton Tarrant, Pendiam dan Tidak Pernah Terima Tamu di Rumah

Terungkap keseharian Brenton Tarrant, pelaku penyerangan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Terungkap Keseharian Brenton Tarrant, Pendiam dan Tidak Pernah Terima Tamu di Rumah
montase (Sumber : NZ Herald, girlaskguys, Facebook)
Makna Lambang Tangan Brenton Tarrant Pelaku Penembakan Terhadap 51 Jamaah Masjid di Selandia Baru 

Ia lebih suka menyendiri dan tidak pernah menerima tamu. 

 Tetangga dan rekan pelaku pembantaian yang dilakukan di dua masjid di Christchurch menggambarkan Brenton Tarrant sebagai 'orang aneh' dan memiliki emosi yang mudah 'meledak'.

Sembilan hari sebelum Brenton Tarrant diduga melakukan penembakan di kota yang berada di South Island Selandia Baru itu, ia telah menyerahkan rumah yang selama ini ia sewa di kawasan Dunedin.

Makna Lambang Tangan Brenton Tarrant Pelaku Penembakan Terhadap 51 Jamaah Masjid di Selandia Baru

Seorang perempuan yang enggan disebutkan namanya, mengkonfirmasi bahwa kekasihnya baru saja melihat properti tahun 1940-an yang memiliki dua kamar tidur seharga 280 dolar AS per minggu, yang ditinggalkan Brenton Tarrant.

Namun ia lebih memilih untuk melihat rumah lainnya yang jauh lebih rapi dibanding rumah sewaan Brenton Tarrant yang terletak di pinggir Kota Dunedin, Teluk Andersons.

Dikutip dari laman nzherald.co.nz, Minggu (17/3/2019), beberapa tetangga Brenton Tarrant, mengatakan bahwa laki-laki itu terlihat agak 'kekar' dalam beberapa bulan terakhir.

"Ia lelaki kecil yang kekar, tapi anda sekarang bisa melihat dia lebih kekar, ia memang sering pergi ke gym," kata seorang tetangganya.

Sementara itu seorang Manager Hotel Dunedin yang mengenal sosok Brenton Tarrant, mengatakan bahwa laki-laki kelahiran Australia itu telah memiliki otot-otot kekar dalam dua bulan pertama pada tahun ini.

Kepada Bobotoh Miljan Radovic Minta Diperlakukan Sama ketika Masih Jadi Pemain Persib Bandung

Ia juga menyebut Brenton Tarrant tampak berbeda dari biasanya, "saya khawatir padanya".

"Saya membuntuti dia beberapa kali di lorong supermarket dan saya merasa ada sesuatu yang janggal darinya".

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved