Penembakan di Selandia Baru

Diduga Terkait Teror di Selandia Baru, Polisi Geledah 2 Rumah di Australia

Kepolisian anti-terorisme Australia dilaporkan menggeledah dua rumah yang diduga terkait dengan pelaku teror di Selandia Baru.

Diduga Terkait Teror di Selandia Baru, Polisi Geledah 2 Rumah di Australia
HZ Herald/DailyMail.co.uk
Brenton Tarrant, pelaku teroris yang secara brutal menembaki jamaah masjid Christchurch, membeikan kode dari jari tanganya saat menungu persidangan 

TRIBUNBATAM.id - Kepolisian anti-terorisme Australia dilaporkan menggeledah dua rumah yang diduga terkait dengan pelaku teror di Selandia Baru.

Penggeledahan dilakukan Senin (18/3/2019) pagi terhadap dua rumah yang masing-masing berada di kota Sandy Beach Beach dan Lawrence, New South Wales.

Kedua kota tersebut berada dekat dengan kota Grafton, tempat tersangka pelaku teror, Brenton Tarrant, sempat tinggal semasa kecil.

"Tujuan utama dari penggeledahan ini adalah untuk secara resmi mendapatkan materi yang dapat membantu polisi Selandia Baru dalam penyelidikan yang sedang berlangsung," kata polisi dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP.

Polisi menyampaikan, pihak keluarga tersangka dapat bekerja sama membantu polisi dalam penyelidikan.

Selain itu pihak berwajib menyebut tidak ada informasi yang menyarankan akan adanya ancaman untuk saat ini maupun yang akan datang kepada masyarakat.

Tersangka pelaku teror, yang mengaku sebagai seorang supremasi kulit putih, sempat menghabiskan masa mudanya di Grafton.

Kuburan Jadi Tempat Nongkrong dan Pacaran, Ini yang Dilakukan Polsek Batuaji Batam

Tuntut Janji Gubernur Kepri Soal UMSK, Buruh Bakal Turun ke Jalanan dan Gelar Demo di Graha Kepri

Ibunda Ustad Abdul Somad Meninggal Dunia, Jenazah Dibawa ke Asahan Sumut, Ini Ucapan Duka Aa Gym

Cece Pura-pura Jadi Penumpang, Bawa Kabur Puluhan Mobil Taksi Online

Pelaku juga dikabarkan telah melakukan perjalanan ke berbagai negara selama sepuluh tahun terakhir dan sempat tinggal beberapa tahun terakhir di Dunedin, Selandia Baru.

Tersangka telah ditahan dan dihadirkan di pengadilan, di mana dia didakwa telah melakukan pembunuhan.

Teror penembakan yang terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019) telah menewaskan hingga 50 orang dan melukai 50 lainnya.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved