Pengakuan Pembunuh Bayaran, Habisi Bos Tembakau Karena Hutang Budi Dengan Otak Pelaku

Pengusaha Tembakau tewas ditangan pembunuh bayaran. Diketahui otak pelaku pembunuhan yakni seorang Bintara Polisi dan istri pengusaha tersebut.

Pengakuan Pembunuh Bayaran, Habisi Bos Tembakau Karena Hutang Budi Dengan Otak Pelaku
Kolase Tribunjateng | facebook
Posisi tersangka dari kiri ke kanan: Agus alias Ag, Rizal alias Ambon, dan Indarto alias Markun, Nurtafia, Brigadir Permadi 

TRIBUNBATAM.id - Pengusaha Tembakau tewas ditangan pembunuh bayaran. Diketahui otak pelaku pembunuhan yakni seorang Bintara Polisi dan istri pengusaha tersebut.

Pasangan selingkuh ini nekat menghabisi nyawa Bos tembakau ini lantaran mereka hendak menikah, Dan Bps tembakau dianggap sebagai penghalang cinta mereka.

Pembunuh bayaran yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan pengusaha tembakau Temanggung, akhirnya menyerah.

Pria bernama Rizal alias Ambon itu menyerahkan dir ke Polres Temanggung, pada Jumat (22/3/2019) malam, setelah sempat bersembunyi di seputaran Temanggung.

Setelah Rizal menyerahkan diri, polisi juga meringkus satu orang lagi yang berperan sebagai penyedia tempat untuk mengeksekusi korban Boen Siong.

Penyedia tempat itu diketahui bernama Agus warga Desa Bansri, Kecamatan Bulu, Temanggung.

Live Streaming Thailand vs Brunei di Kualifikasi Piala Asia U23 2020, Thailand Pesta Gol?

Remaja 18 Tahun Bunuh Siswa SMK, Pelaku Marah Karena Korban Sebut Kekasihnya Seorang PSK

Detik-detik Evakuasi 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Viking Sky, Kerahkan 5 Helikopter

Baru Gabung dengan Timnas Argentina Setelah 9 Bulan, Lionel Messi Harus Kembali Berpisah

Cekoki Miras Hingga Mabuk Berat, Dua Pria Ini Gilir Remaja Putri Secara Bergantian

‎"Saudara A (ambon), sekitar pukul 20.00 berniat baik menyerahkan diri ke Polres, kata Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi, didampingi Kasubag Humas, AKP Henny WL, saat gelar perkara di Mapolres setempat, Sabtu (23/3/2019).

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Rizal alias Ambon, polisi akhirnya mengetahui adanya seorang tersangka lainnya, Ag atau Agus.

Dituturkan, Ag berperan menyediakan tempat untuk mengekskusi korban Boen Siong.

"Ag diringkus di rumahnya, Sabtu (23/3 dini hari sekitar pukul 03.00. Jadi, setelah pemeriksaan secara intensif terhadap ketiganya‎, kronologi kejadian berubah dari 
yang kemarin disampaikan," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved