BATAM TERKINI

Diduga Ada Oknum 'Bermain' Solar di SPBU, Pertamina: Kalau Beli, Kita Tak Bisa Larang

Terkait panjangnya antrean kendaraan di SPBU, Pertamina mengaku tak bisa melarang atau membubarkan keramaian kendaraan di sana.

Diduga Ada Oknum 'Bermain' Solar di SPBU, Pertamina: Kalau Beli, Kita Tak Bisa Larang
TRIBUNBATAM/RIFKI
Sejumlah kendaraan sedang mengantre untuk mendapatkan solar di sebuah SPBU di Batam, Jumat (22/3/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo mengatakan, kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah ditetapkan pemerintah lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), khususnya untuk solar jenis BBM tertentu.

Kuota solar sudah ditetapkan untuk satu tahun.

"Kuotanya memang dibatasi, supaya penyalurannya dibatasi. Sehingga tidak bisa, misal konsumsinya meningkat 200-300 persen, dilayani semua," kata Roby, Sabtu (23/3).

Menyoal antrean kendaraan di SPBU, ia mengatakan, pihaknya tak bisa melarang atau membubarkan keramaian kendaraan di sana.

Yang bisa dilakukan pihaknya, adalah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawasi dan memperketat penyaluran BBM bersubsidi khususnya jenis solar, supaya sesuai aturan.

"Kalau beli, kita tak bisa larang. Yang diawasi, yang tak berhak, tak boleh membeli," ujarnya.

Solar Langka Tapi Kewenangan Kebijakan BBM di Tangan Provinsi, Amsakar: Nanti Kita Cek ke SPBU

Hanya Boleh Sekali Ngisi dan Dijatah 30 Liter per Hari, Sopir Lori: Anehnya Solar Langka

Pertamina Sebut Pasokan Solar di Batam Normal Tapi Antrean Mengular, Apa Kata Sopir Lori?

VIRAL DI MEDSOS Antrean Beli Solar Mengular di Sejumlah SPBU Batam, Begini Jawaban Pertamina

Disinggung soal pelanggaran dalam penyaluran BBM ini, Roby mengatakan, selama menjadi kewenangan Pertamina, pihaknya akan melakukan penindakan.

"Rentang kendali kami kan sampai SPBU. Ketika SPBU melakukan pelanggaran, dan terbukti, akan ditindak, diberikan sanksi," kata Roby.

Ia mengatakan, pihaknya terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat. Ia juga mempersilakan masyarakat melapor, jika ada indikasi, atau kecurigaan terkait penyaluran BBM oleh SPBU. Masyarakat bisa melapor ke kontak Pertamina di 1500-000 atau ke email di pcc@pertamina.com.

"Akan dilakukan penyelidikan atau pemeriksaan dari Pertamina. Kalau terbukti, kita kenakan sanksi. Kalau tidak, kita bersihkan nama baiknya," ujarnya.

Sementara jika pelanggaran dilakukan oleh oknum, pihak-pihak di luar rentang kendali Pertamina, ditegaskan pihaknya tidak bisa melakukan penindakan.

"Kami ini operator migas, bukan hukum. Kami minta kerjasama dari masyarakat juga untuk penggunaan BBM tepat sasaran," kata Roby.

Sebelumnya, Sales BBM Pertamina, Arwin Nugraha saat rapat di Polresta Barelang mengatakan, Pertamina menyediakan 107 sampai 109 KL solar setiap harinya untuk Batam. Dibanding tahun lalu, angka ini lebih besar.

"Tahun lalu kita hanya memberi 105 KL per hari untuk Batam. Dan tahun ini sudah kita tambah," ujarnya. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved