BATAM TERKINI

Polda Kepri Beserta Tokoh Agama Ajak Umat Tidak Terpecah Karena Perbedaan Politik di Pemilu 2019

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol S. Erlangga mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman

DOK POLDA KEPRI
Polda Kepri melalui Direktorat Binmas bersama para tokoh agama di Batam mengajak seluruh umat untuk tidak terpecah karena perbedaan politik di Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Polda Kepri melalui Direktorat Binmas bersama para tokoh agama di Batam mengajak seluruh umat untuk tidak terpecah karena perbedaan politik.

Hal itu disampaikan saat kegiatan tatap muka dengan pemuka agama Mitra Polri di Aula PIH Kota Batam, Rabu (27/3/2019) kemarin.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol S. Erlangga mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan Kondusif.

"Acara ini dibuka Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Halimansyah, serta didampingi oleh Dirbinmas, serta tokoh agama," katanya, Kamis (28/03/2019).

Ia menyampaikan, sesuai pesan yang disampiakan Wakapolda Kepri. Bahwasanya Indonesia diwarisi sumber daya alam, budaya, suku dan bahasa yang begitu banyak dan disatukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang hidup rukun dan damai.

"Banyak sumber daya alam, budaya dan suku yang kita punya, jadi sudah jadi kewajiban kita untuk mewariskan kembali hal tersebut kepada anak cucu kita," sebutnya.

Diculik & Disekap, Siswa SD di Siak, Pekanbaru Ini Berhasil Kabur, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming India Open 2019, Ricky Karandasuwardi/Pia Zebadiah vs Unggulan 1

Jadwal MotoGP Argentina 29-31 Maret 2019 Live Trans7, Yamaha Yakin Juara di Termas de Rio Hondo

INDIA OPEN 2019 - Jadwal 7 Wakil Indonesia di India Open Hari Ini, Semua di Nomor Ganda

Persib Bandung vs Ewako KKSS Minggu (31/3) di Stadion Citramas Batam, Ini Harga & Tempat Beli Tiket

Selanjutnya, pemuka agama harus menyampaikan segala kebaikan-kebaikan yang mempunyai referensi yang jelas.

Sebab itu, Kota Batam harus bisa menjadi contoh bagi daerah lain, karena wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga menjadi etalase bagi NKRI.

"Bersama jaga budaya Melayu sebagai payung kebudayaan di Kepri karena mengacu pada penyebaran manusia Melayu bukan merupakan suatu suku, karena kita berasal dari asal yang sama," ujarnya.

Sementara itu, dalam menghadapi pesta Demokrasi yang kurang lebih 19 hari lagi. Ia berharap agar para pemuka agama dapat mengajak para umatnya untuk datang ke TPS dengan suka cita.

"Jangan kita saling terpecah, saling hujat, saling benci hanya karena perbedaan pandangan politik," ucapnya.

Dijelaskannya bahwa dalam pandangan Islam, ghibah dan fitnah merupakan hal yang dibenci oleh Allah SWT, sehingga dia meminta agar semua bisa menjaga Kebhinnekaan ini dengan melawan hoaks, fitnah, dan sebagainya, jangan sampai hal-hal negatif tersebut keluar dari rumah ibadah.

"Kami berharap dukungan dan doa dari segenap lapisan masyarakat agar Pemilu 2019 berlangsung aman, lancar dan damai karena keberhasilan Pemilu adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," sebutnya.

"Untuk itu diharapkan tokoh agama dapat bersama-sama memberikan contoh yang baik, sebagai tauladan bagi generasi penerus kita," katanya.

Dimana dalam acara ini, peserta kegiatan tatap muka tersebut terdiri dari para Ustadz dan Pastor dari seluruh Kota Batam, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Ketua Dewan Masjid Kota Batam, Ketua FKUB Kota Batam dan Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved