Kaum Homo Ketakutan, Mulai Hari Ini Brunei Darussalam Terapkan Hukuman Rajam LGBT Hingga Tewas

Mulai hari ini, 3 April 2019, Brunei Darussalam resmi memberlakukan hukum syariah Islam yakni hukuman rajam hingga tewas bagi kalangan LGBT.

Kaum Homo Ketakutan, Mulai Hari Ini Brunei Darussalam Terapkan Hukuman Rajam LGBT Hingga Tewas
Thinkstock
Ilustrasi LGBT 

TRIBUNBATAM.id - Mulai hari ini, Rabu 3 April 2019, Kerajaan Brunei Darussalam resmi memberlakukan hukum syariah Islam yang mencantumkan hukuman rajam hingga tewas terhadap kaum homoseksual.

Penerapan hukuman ini membuat komunitas gay di Brunei merasa ketakutan.

"Saya bangun tidur dan menyadari bahwa tetangga saya, keluarga saya, hingga ibu-ibu renta penjual udang goreng di pinggir jalan itu tidak menganggap saya sebagai manusia dan setuju dengan hukuman rajam," kata seorang pria gay asal Brunei yang tidak ingin identitasnya diungkap, kepada BBC.

Berdasarkan aturan baru ini, seseorang akan dihukum dengan pasal mengenai hubungan seks homoseksual jika dia mengaku atau kedapatan berhubungan seks berdasarkan kesaksian empat orang.

Sebelum aturan ini berlaku, homoseksual dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Ini pertama kalinya hukum syariah Islam diterapkan di Brunei?

Hukum syariah Islam di Brunei pertama kali diterapkan pada 2014, berdampingan dengan hukum konvensional. Semenjak itu hukum syariah diberlakukan secara bertahap.

Tahap pertama mencakup hukuman penjara atau denda untuk pelanggaran-pelanggaran seperti tidak menunaikan salat Jumat dan hamil di luar nikah.

TEREKAM CCTV - Pria Ini Nekat Memasukkan Ular Piton ke Dalam Celananya saat Datang ke Toko Hewan

Video Juragan Toko Emas Dirampok dan Dilukai di Jalan, Kerugian Rp 1,6 Miliar

Dikira Bau Bangkai Tikus, Warga Batam Ini Kaget Lihat Tetangganya Sudah Jadi Mayat

Syahrini Ungkap Kebiasaan Reino Barack Soal Gadget, Syahrini: HP Jatoh Aja Ganti yang Baru

Tahap kedua dan ketiga yang akan dilaksanakan pada 3 April memuat hukuman yang lebih berat, antara lain hukuman mati dengan cara rajam untuk tindak pidana sodomi dan perzinahan.

Kemudian pencuri akan dihukum dengan cara diamputasi salah satu tangan untuk tindak kejahatan pertama, dan diamputasi salah satu kaki untuk kejahatan kedua.

S
SImage captionSultan Hassanal Bolkiah, yang juga menjabat sebagai perdana menteri Brunei, merupakan salah satu orang terkaya di dunia. (Hak atas fotoGETTY IMAGE)

Melalui pernyataan resmi dari kantor perdana menteri, pemberlakuan hukum syariah Islam itu disebut punya tujuan tertentu.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved