Siswa SMA Korban Geng Motor Koma 10 Hari di Rumah Sakit. Curhatan Sang Ayah di Facebook Viral

Seorang ayah curhat di media sosial Facebook viral. Ia menjelaskan kondisi anaknya yang disebut-sebut korban keganasan geng motor di Kota Medan

Siswa SMA Korban Geng Motor Koma 10 Hari di Rumah Sakit. Curhatan Sang Ayah di Facebook Viral
Facebook via Tribun Medan
Rico Lumbanraja, korban geng motor di Kota Medan, masih kritis setelah 10 hari dirawat 

TRIBUN-MEDAN.COM -  Seorang ayah curhat di media sosial Facebook viral di Kota Medan. Ia menjelaskan kondisi anaknya yang disebut-sebut korban keganasan geng motor di kota tersebut.

Pria yang juga seorang ASN ini menjelaskan kondisi anaknya yang masih kritis di rumah sakit.

Pelajar SMA St.Thomas 3. Medan, Kelas 10 IPA 2 itu sudah 10 hari di rawat di RS Royal Prima.

Akun Kasmar Lumbanraja yang mengaku sebagai orangtua korban ini menyatakan bahwa anaknya masih koma.

 
 

Tidak hanya soal kondisi anaknya, masalah biaya perawatan pun menjadi keluhan ASN ini karena masalah administrasi.

Berikut unggahan selengkapnya Kasmar Lumbanraja:

Inilah kondisi anak saya Rico Lumbanraja, pelajar SMA St.Thomas 3. Medan, Kelas 10 IPA 2.

Terpaksa operasi otak dan tangan, dan saat ini dirawat di RS Royal Prima, masih koma 10 hari, akibat kebrutalan dan kesadisan sekelompok geng berjumlah lebih 30 sepeda motor berboncengan yang menyerang satu rumah temannya bermarga Purba di Jalan Pembangunan 5, Tanjung Gusta Medan, tanggal 24 Maret 2019, pukul 00.30 WIB.

Saat ini sudah ditangani Polsek Medan Helvetia.

Setelah keluar Surat Lapor Polisi, Pihak RS Royal Prima menolak tidak berlaku Askes /BPJS nya utk Perawatan medis, karena Surat Lapor Polisi menyebutkan Pidana Penganiayaan secara bersama-sama.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved