Breaking News:

BATAM TERKINI

Jokowi Janjikan Legalitas Kampung Tua di Batam Kelar 3 Bulan Lagi, Apa Kata Wakil Walikota Batam?

Calon presiden petahana, Joko Widodo menjanjikan sertifikasi lahan kampung tua di Batam paling lama 3 bulan. Apa kata Wakil Walikota Batam?

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Tri Indaryani
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. TRIBUN BATAM/ENDRA KAPUTRA 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Calon presiden petahana, Joko Widodo menjanjikan sertifikasi lahan kampung tua di Batam, dalam kampanye politiknya.

Targetnya dalam waktu 3 bulan, persoalan itu bisa selesai. Diketahui, saat ini ada 37 titik kampung tua di Batam.

Dimintai tanggapannya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyambut baik rencana untuk legalitas kampung tua ini.

Dikatakan, saat Menteri ATR, Sofyan Djalil datang ke Batam baru-baru ini, menteri juga tampak serius menggesa persoalan lahan kampung tua.

Di Batam sendiri, pembahasan mengenai kampung tua sudah bergulir lama.

Hanya saja hingga saat ini memang belum ada realisasi hitam di atas putihnya.

"Pembicaraan beliau 3 bulan ke depan, berarti Juli, diharapkan selesai. Ada 37 titik kampung tua, dan ada beberapa yang sudah ada titik terang," kata Amsakar, Senin (8/4) di Batam Center.

Saat Jengah dengan Kelakuan OPM, TNI Lakukan Operasi Militer Baratayudha, 3.539 Orang Serahkan Diri

BISA DICOBA! Makan 3 Buah Kiwi Tiap Hari Selama 8 Minggu Bisa Turunkan Darah Tinggi (Hipertensi)

Kabar Terbaru Mayat Tanpa Kepala Dalam Koper. Kepala Belum Ditemukan, Identitas Pelaku Diketahui

Heboh! Mobil Perwira Tinggi Polri Kena Tilang Elektronik via CCTV, Ini yang Dilakukannya

Dari 37 titik itu, diakuinya ada 18 titik yang sudah ada kemajuan. Dalam artian sudah ada kesepakatan bersama. Amsakar hanya menyebut, satu titik yakni di Tanjungriau.

"Masih tersisa 19 titik lagi dari 37 titik. Berdoa, semoga cepat selesai dan tak jadi PR (pekerjaan rumah) dari waktu ke waktu. Kalau selesai, masyarakat dapat titik terang untuk hal itu," ujarnya.

Amsakar mengatakan, pembahasan mengenai kampung tua memang butuh waktu yang tak sebentar.

Yang masih jadi persoalan saat ini, yakni terkait luasan lahannya.

Karena ada tiga versi soal luasan. V

ersi masyarakat, versi tim dan versi yang sudah didiskusikan namun belum disepakati.

"Ini yang kami perkirakan butuh waktu panjang untuk memastikan luasan mana yang benar. Perlu kerja ekstra," kata Amsakar.

Meski begitu, Amsakar tetap berharap persoalan kampung tua ini bisa segera selesai dalam waktu tidak terlalu lama.

Sebelumnya diberitakan, ada dua hal penting yang Jokowi sampaikan saat kampanye akbarnya di Batam, Sabtu (6/4) lalu. Pertama, terkait sertifikasi lahan kampung tua.

"Siapa setuju kampung tua disertifikasi? Itu akan kita lakukan segera, maksimal 3 bulan akan kita selesaikan," kata Jokowi.

Kedua, pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Jembatan yang menghubungkan dua daerah di Kepri ini, memang telah lama digadang-gadang akan dikerjakan. Namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

"Siapa setuju Jembatan Batam-Bintan dibangun? Minggu depan kita kirim tim untuk mengecek. DED (Detailed Engineering Design) segera dibuat," ujarnya, sembari meminta massa yang setuju jembatan itu dibangun untuk tunjuk jari. (tribunbatam.id/dewi haryati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved