BATAM TERKINI

Main Handphone & Merokok Saat Mengemudi Belum Ditindak, Satlantas Polresta Barelang Ungkap Sebabnya

Bermain handphone dan merokok saat mengemudi memang sudah dilarang. Tapi di Batam belum bisa diterapkan. Ini alasannya!

Main Handphone & Merokok Saat Mengemudi Belum Ditindak, Satlantas Polresta Barelang Ungkap Sebabnya
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Wakasatlantas Polresta Barelang Batam, AKP Kartijo 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bermain handphone dan merokok saat mengemudi memang sudah dilarang.

Larangan tersebut diatur dalam Undang-Undang (UU) No 22 tahun 2009 pasal 283 yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi dijalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 1 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

Sayangnya untuk perbuatan itu, di wilayah Batam sendiri belum ada penindakan.

Demikian diungkapkan Wakasatlantas Polresta Barelang Batam, AKP Kartijo di Hotel Harmoni One Batam Center.

"Kita belum menerapkan karena belum didukung oleh stakeholder lainnya. Seperti kominfo, Dishub, harusnya bisa konek. Untuk sementara penindakan merokok sembari mengemudi belum ada penindakan di Batam. Termasuk penindakan elektronik," ujar Kartijo, Rabu (10/4/2019)

Diakuinya dalam melakukan penindakan ini harus didukung sinergi dari setiap stakeholder.

Gaji Tidak Dibayar Selama 7 Bulan, Karyawan Ini Culik Bosnya Sendiri, Pelaku Sempat Menyiksa Korban

Karena Rem Blong, Wanita Ini Tewas Terlindas Kontainer, Begini Kronologisnya

Lagi Asyik Main Handphone Sambil Tertawa, Pria Ini Ditusuk Pisau Karena Dikira Ngejek Pelaku

VIRAL! Orangtua Tak Mampu Bayar Tagihan Listrik, Bocah Ini Rela Belajar di Pinggir Jalan

VIRAL DI MEDSOS - Detik-detik Nenek Berkerudung Merah Culik Balita di Masjid Terekam CCTV dan Viral

Pihaknya harus bersinergi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) yang menaungi kendaraan dan Dinas Kominfo Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang menaungi pengadaan CCTV.

"Misalnya si A melakukan pelanggaran di persimpangan, plat BPnya sekian, langsung terekam oleh CCTV yang dibuat oleh Kominfo. Data tersebut akan diproses, siapa namanya, di mana alamatnya. Kemudian dia akan menerima surat penilangan. Sistem ini dinamakan penindakan elektronic trafic law akan otomatis," katanya.

Melihat situasi lalu lintas di Batam saat ini, Kartijo berharap sistem ini harusnya sudah bisa terpasang. Agar masyarakat bisa lebih safety lagi dalam berkemudi.

"Saya sering mengingatkan kepada masyarakat, jadilah polisi pada diri sendiri. Jangan tunggu ada polisi saja baru bisa safety," kata Kartijo. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved