Breaking News:

Pelaku Beberkan Kronologi Sebenarnya, Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Tak Dilakukan Bersama-sama?

Polisi akhirnya menetapkan tiga siswi SMA terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial AU (14), siswi SMP di Kota Pontianak, Rabu (10/4/2019).

Editor: Danang Setiawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pelaku Beberkan Kronologi Sebenarnya, Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Tak Dilakukan Bersama-sama? 

Pelaku Beberkan Kronologi Sebenarnya, Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Tak Dilakukan Bersama-sama?

TRIBUNBATAM.id - Polisi akhirnya menetapkan tiga siswi SMA terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial AU (14), siswi SMP di Kota Pontianak, Rabu (10/4/2019).

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan dan mendapatkan alat bukti yang cukup.

Ketiganya masing-masing berinisial FZ alias LL (17), TR alias AR (17) dan NB alias EC (17).

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Anwar Nasir mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan menerima hasil rekam medis dari Rumah Sakit Pro Medika Pontianak.

"Dalam pemeriksaan terhadap pelaku, mereka juga mengakui perbuatannya menganiaya korban," kata Anwar dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu malam.

Menurut dia, ketiga tersangka dikenakan Pasal 80 Ayat 1 Undang-undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun enam bulan.

"Kategori penganiayaan ringan sesuai dengan hasil visum yang dikeluarkan hari ini oleh Rumah Sakit Pro Medika Pontianak," ujarnya.

 3 Siswi Tersangka, Begini Klarifikasi 7 Siswi Lain Terkait Penganiayaan AU, Siswi SMP di Pontianak

 Main Handphone & Merokok Saat Mengemudi Belum Ditindak, Satlantas Polresta Barelang Ungkap Sebabnya

 Gaji Tidak Dibayar Selama 7 Bulan, Karyawan Ini Culik Bosnya Sendiri, Pelaku Sempat Menyiksa Korban

 Karena Rem Blong, Wanita Ini Tewas Terlindas Kontainer, Begini Kronologisnya

 Lagi Asyik Main Handphone Sambil Tertawa, Pria Ini Ditusuk Pisau Karena Dikira Ngejek Pelaku

Dia menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan pelaku tidak secara bersama-sama. Tetapi bergiliran satu per satu di dua tempat berbeda.

"Sehingga sesuai dengan sistem peradilan anak, bahwa ancaman hukuman di bawah 7 tahun akan dilakukan diversi," ungkapnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved