Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Tuduh Netizen Sok Tahu. Hotman Paris: Takkan Bisa Lari dari Hukum

F menulis, masyarakat yang tidak tahu menahu mengenai permasalahan tidak menjadi orang yang sok tau. F juga mengatakan jika para netizen 'sok suci'

Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Tuduh Netizen Sok Tahu. Hotman Paris: Takkan Bisa Lari dari Hukum
Twitter
Siswi SMP korban pengeroyokan dirawat di rumah sakit (kanan) dan para pelaku di kantor polisi (kiri) 

TRIBUNBATAM.id - Kasus pengeroyokan siswi SMP oleh 12 siswi SMA di Pontianak mendapat perhatian luas dan menjadi trending topic dunia di Twitter.

Akibat pengeroyokan, siswi SMP berinisial AU yang masih berusia 14 tahun itu mendapat perawatan serius di rumah sakit untuk mengobati trauma yang dideritanya.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena para sisiwi yang mengeroyok seperti merasa tidak bersalah.

Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP oleh Siswi SMA di Pontianak, Polisi: Pelaku 3 Orang, Bukan 12 Orang

Video Detik-detik Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswa SMA, Pelaku Pengeroyokan Audrey Buat InstaStory

Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Sampai Muntah Bahkan Terjadi Pelecehan. Keluarga Tolak Mediasi

Bahkan, saat diperiksa di kantor polisi, mereka justru membuat vuideo boomerang dan mengunggahnya di Instagram.

Salah satu terduga pelaku adalah siswi SMA bernama FC yang memuat video boomerang itu di akun Instagram pribadinya.

Tidak itu saja, mereka terlihat santai ketika dikecam oleh banyak pihak. Sempat menyebut bahwa berita penganiayaan itu hoax dan mengancam orang yang menyebarnya dengan UU ITE.

Setelah kasus ini viral, F pun menghilangkan seluruh foto di akun Instagramnya.

Lalu hari ini (9/4/2019), F memposting sebuah Instagram story.

Dalam Instagram story tersebut dirinya membuat status yang cukup menantang.

F menulis jika masyarakat yang tidak tahu menahu mengenai permasalahan tidak menjadi orang yang sok tau.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved