KPAI Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum Kasus Pengeroyokan Siswi SMP. LKKNU: Jangan Bully Pelaku

Semua pihak agar tidak menyebarkan atau menviralkan identitas korban dan pelaku, agar yang bersangkutan tidak mendapatkan stigma negatif

KPAI Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum Kasus Pengeroyokan Siswi SMP. LKKNU: Jangan Bully Pelaku
Tribun Pontianak/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pelaku pengeroyokan siswi SMP sampaikan pengakuan dan fakta baru di Polresta Pontianak 

TRIBUNBATAM.id, PONTIANAKKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terbang dari Jakarta ke Pontianak untuk mengunjungi dan melihat kondisi AU, siswi SMP yang menjadi korban pengeroyokan.

Dilaporkan Tribun Pontianak, ada dua anggota KPAI yang melihat AU di rumah sakit, didampingi anggota Komisi Perlindungan dan Penanganan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar Alik Rosyd.

Di Jakarta, Ketua KPAI Susanto meminta semua pihak menghormati proses hukum yang berjalan untuk kasus pengeroyokan siswi SMP berinisial AU (14) di Kota Pontianak.

Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Bantah Benturkan Kepala dan Rusak Alat Vital Korban: Kami Bukan Geng

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Siswi SMP. Sejumlah Fakta Baru Diungkapkan Pelaku

Pengakuan 3 Tersangka Keroyok Siswi SMP di Pontianak, Mengaku Salah hingga Hampir Menangis

Susanto menerangkan, hal tersebut bertujuan untuk menghindari informasi simpang-siur yang berpotensi merugikan anak, baik korban maupun terduga pelaku.

"Kami berharap semua pihak menghormati proses penyidikan yang sedang dilakukan kepolisian, sehingga tidak terjadi persepsi yang salah terkait pelaku maupun korban," kata Susanto melalui keterangan tertulis, Kamis (11/4/2019).

Susanto juga mengimbau kepada publik agar tidak mengumbar identitas korban dan anak lainnya yang terlibat.

Hal itu demi mencegah timbulnya stigma negatif hingga dampak lain yang lebih kompleks.

"Semua pihak agar tidak menyebarkan atau menviralkan identitas korban dan pelaku, agar yang bersangkutan tidak mendapatkan stigma negatif dan berdampak kompleks," ungkapnya.

Tujuh remaja siswi SMA terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP memberikan klarifikasi terkait berita yang tersebar

Tujuh remaja siswi SMA terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP memberikan klarifikasi terkait

berita yang tersebar (Tribun Pontianak/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Susanto menuturkan, penyebaran identitas tersebut memiliki konsekuensi hukum.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved