Breaking News:

Menjawab Tantangan Era Milenial, AMN Akan Soft Launching Jurnalis Boarding School & Wisata Religi

Di Jurnalis Boarding School (JBS), peserta mendapatkan pelatihan yang meliputi, 6M (mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaika

ist
Pimpinan Akademi Multi Media (AMN) Firdaus dan Konsultan Management AMN, GS. Ashok Kumar 

TRIBUNBATAM.id - Akademi Multi Media (AMN), akhir April ini akan melakukan Soft Lounching Jurnalis Boarding School (JBS) dan Wisata Religi, di Cilegon.

Jurnalis Boarding Schol (JBS), dibangun dua lantai dengan luas gedung 300 meter persegi, setiap lantainya.

JBS merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan jurnalis untuk para pemula, alumni SMA dan alumni perguruan tinggi.

Para peserta Jurnalis Boarding School (JBS) diperkirakan akan menempuh masa pendidikan selama satu tahun, setara D1.

Di Jurnalis Boarding School (JBS), peserta mendapatkan pelatihan yang meliputi, 6M (mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan) informasi, desain grafis untuk media atau sarana tercetak, photoshop, digital marketing hingga mengelola medsos menjadi sumber pendapatan, membuat blog atau website dan beberapa keterampilan lainya, seperti olah kanuragan.

Jurnalis Boarding School (JBS) hadir menjawab tantangan di era milenial dengan konsep pelatihan yang mengkombinasikan nilai religius dan nilai-nilai lokal, seperti olah kanuragan.

KPU Pastikan Hoaks Beredarnya Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2019 Luar Negeri

Artis Bollywood Kareena Kapoor Tanggapi Kasus Pengeroyokan AU Siswa SMP Dikeroyok: Kami Bersamamu

Pelaku Beberkan Kronologi Sebenarnya, Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Tak Dilakukan Bersama-sama?

Viral! Pengemis Ditemukan Meninggal di Jalanan dengan Segepok Uang & Tabungan Capai Rp 15 Miliar!

Menurut Konsultan Management AMN, GS. Ashok Kumar pendidikan model ini, menjadi pertama di Indonesia bahkan Asia.

Ashok juga mengatakan, sesuai dengan keinginan Firdaus selaku Pimpinan, metode pendidikan dan latihan di Jurnalis Boarding School (JBS) terkonsentrasi di suatu tempat.

"Peserta didik disediakan penginapan dengan begitu secara langsung setiap peserta dapat diasuh dan diawasi oleh mentor. Lalu, dengan di mukimkannya seluruh peserta tersebut, peserta selain wajib sholat jamaah, juga usai sholat magrib dan solat subuh peserta diwajibkan belajar membaca Al Quran dan tajwid serta hapalan Al Quran. Peserta juga secara berkals dilatih public speaking, dan menjadi Imam sholat," papar Ashok.

Ditempat yang sama, Firdaus selaku pimpinan AMN menerangkan, tujuannya peserta dimukimkan, selain optimalisasi waktu, juga untuk mengasah keterampilan dan disiplin sebagai dasar pendidikan berkarakter, agar juga tertib setoran hapalan Al Quran.

Firdaus juga menjelaskan, di Jurnalis Boardibg School (JBS) untuk materi-materi umum, seperti keterampilan diberikan bagi seluruh peserta lulusan SMA maupun perguruan tinggi, tidak ada bedanya.

"Tetapi kemudian pada tahapan pengkonsentrasian, materinya berbeda. Untuk sarjana kita kosentrasikan pada jurnalistik profetik (bagian dari kelompok penyeru, untuk kepentingan publik) dan kepemimpinan, sementara peserta tamatan SMA, kita kosentrasikan pada penguasaan keterampilan media digital seperti desain web, pengelolaan medsos, dan digital marketing," ungkap Firdaus.

Ditambahkan Firdaus, Jurnalis Boarding School (JBS) juga menyiapkan wisata religi.

"Jadi yang disebut wisata religi, sebenarnya sama juga, pendidikan dan pelatihan. Tetapi kosentrasinya diperuntukan bagi kaum yang sudah dewasa dan uzur. Adapun kosentrasinya pada agama dan bersosialisasi secara empati pada lingkungan. Konsep ini lebih pada pendekatan hubungan pada Tuhan dan manusia secara real," urai Firdaus.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved