Semakin Ganas Serangan Buaya di Babel, 6 Warga jadi Korban Dalam Kurung Waktu Dua Bulan

ejak bulan Maret hingga pertengah bulan April 2019 ada enam kasus serangan buaya muara terhadap manusia di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Akibat ser

Semakin Ganas Serangan Buaya di Babel, 6 Warga jadi Korban Dalam Kurung Waktu Dua Bulan
Pos Belitung/Suharli
Proses evakuasi korban diterkam buaya di dusun Ganse, desa Gantung. Sabtu (13/4/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Serangan buaya muara di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kian menggila. Dalam tempo kurang dari dua bulan sudah ada enam serangan buaya.

Keganasan buaya muara di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhir-akhir ini semakin menjadi-jadi.

Berdasarkan catatan Bangkapos.com yang dihimpun sejak bulan Maret hingga pertengah bulan April 2019 ada enam kasus serangan buaya muara terhadap manusia di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Akibat serangan buaya satu orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka.

Proses evakuasi korban diterkam buaya di Dusun Ganse, Desa Gantung. Sabtu (13/4/2019).
Proses evakuasi korban diterkam buaya di Dusun Ganse, Desa Gantung. Sabtu (13/4/2019). (Pos Belitung/Suharli)
Terbaru, Uwes Al Karni (6), bocah 6 tahun diterkam buaya saat tengah asyik mandi bersama ibunya di kolong belakang rumah mereka di  Simpor Dusun ganse, Danau Nujau, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (12/4/2019).

Menurut keterangan tetangga korban Hartini, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30, saat  itu bocah yang akrab disapa AL sedang mandi bersama ibunya.

"Tadi sempat dimain-mainkan, dari buayanya kayak dikibas -kibas, naik turun ditimbulkan dua kali," ujar Hartani.

Lanjut Hartani, ibu korban pun berteriak histeris.

"Tolong.. tolong, anak aku dibawa buaya, ibu korban pun belarian sambil mengatakan kembalikan anak ku kembalikan," tiru Hartini.

Pantauan Posbelitung.co di lokasi tampak ratusan orang sedang mengelilingi lokasi AL saat diterkam buaya.

Jenazah bocah korban yang diserang buaya Al Karni (6) ditemukan mengapung saat tim gabungan bersama dengan keluarga memulai pencarian pada Sabtu (13/4/2019) pagi.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved