Anjing Liar Masuk Tenda Kemping Lalu Gigit Serta Seret Bayi 14 Bulan, Begini Nasib Sang Bayi

Seorang bayi berusia 14 bulan mengalami nasib buruk setelah digigit dan diseret anjing liar saat diajak kemping oleh orangnya, Kamis (8/4/2019)

Anjing Liar Masuk Tenda Kemping Lalu Gigit Serta Seret Bayi 14 Bulan, Begini Nasib Sang Bayi
AFP/William West via kompas.com
Anjing liar Australia atau dingo di Dingo Discovery and Research Centre di Toolern Vale di Victoria, Australia, pada 25 Mei 2009. 

TRIBUNBATAM.id, BRISBANE - Seorang ayah dilaporkan berjuang menyelamatkan anaknya yang dibawa dingo (sejenis anjing liar) ketika berlibur di Pulau Fraser, Australia.

Dalam keterangan paramedis, keluarga yang tak disebutkan identitasnya itu tengah kemping di kawasan terpencil pulau itu dengan insiden terjadi pada Kamis malam (18/4/2019).

Diberitakan AFP dan Reuters via Channel News Asia Jumat (19/4/2019), seekor dingo masuk tenda tempat keluarga itu tertidur dan menyeret bayi berusia 14 bulan.

Kepada media lokal, anggota paramedis Ben Du Toit mengatakan keluarga itu langsung terbangun ketika mendengar tangisan si bayi yang mulai menjauh keluar.

Begitu mereka keluar tenda, mereka melihat dingo itu menyeret bayi mereka.

"Si ayah segera berlari untuk menyelamatkan anaknya setelah melihat ada dingo lain di sana," kata Di Toit.

Si bayi selamat meski harus mendapat perawatan intensif karena mengalami luka gigitan yang cukup dalam di leher, serta luka cakar di kulit kepala.

Serangan itu merupakan yang ketiganya kalinya di Fraser, sebuah pulau pasir terbesar di dunia yang menjadi destinasi wisata populer dan masuk dalam Warisan Dunia.

Kelelahan Jalan Kaki 10 Km Naik Turun Bukit Kawal Kotak Suara, Bripka Made Sesak Nafas dan Pingsan

BREAKINGNEWS - Patrich Wanggai Dilaporkan Polisi, Diduga Aniaya Orang di Klub Malam

Menteri Susi Cegat Tujuh Kapal Ikan China di Perairan Natuna. Kunjungi Pulau Laut dan Sekatung

UPDATE Real Count KPU Pilpres 2019 Jumat (19/4) Jam 16.15 WIB, Jokowi vs Prabowo, Siapa Unggul?

Maret lalu, dua ekor dingo harus ditembak mati setelah ibu dan anak asal Perancis diterkam.

Kemudian bocah enam tahun juga diterkam pada Januari lalu.

Diperkenalkan di Australia 4.000 tahun silam, dingo dilindungi di Taman Nasional Queensland, kawasan Aborigin, dan Teritori Ibu Kota Australia.

Selebihnya, mereka digolongkan hama.

Berdasarkan laporan Departemen Sains dan Lingkungan Queensland, terdapat 200 ekor dalam kawanan yang bisa mencapai 30. Otoritas meminta setiap turis untuk berhati-hati.

Sebab dari waktu ke waktu, dingo yang biasanya dikenal menjauhi manusia kini mulai mendekat. "Bahkan beberapa peristiwa menjadi tragedi," terang mereka.

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Ayah Selamatkan Bayinya dari Rahang Anjing Liar"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved