ANAMBAS TERKINI

Bawaslu Anambas Sebut Tak Ada Temuan Pelanggaran Saat Pelaksanaan Pemilu 17 April, Ini Penjelasannya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas mengklaim tidak ada temuan pelanggaran selama pelaksanaan Pemilu 17 April 2019

Bawaslu Anambas Sebut Tak Ada Temuan Pelanggaran Saat Pelaksanaan Pemilu 17 April, Ini Penjelasannya
logo bawaslu Ri 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas mengklaim tidak ada temuan selama pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas Liber Simare Mare mengatakan, meski menyebut tidak ada temuan (pelanggaran), namun pihaknya mencermati banyaknya data yang memerlukan perbaikan.

Data tersebut diantaranya data C1 hologram yang cenderung tidak singkron dengan data yang dipegang saksi dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

"Untuk temuan (pelanggaran) tidak ada. Hanya banyak yang harus diperbaiki, khususnya mengenai data yang tidak sinkron," ujarnya saat ditemui Minggu (21/4/2019).

Ia menjelaskan, meski tidak terjadi merata di sejumlah TPS, data yang tidak sinkron itu berkemungkinan terjadi karena kesalahan dalam penulisan dalam memasukan data suara.

Solusi yang dilakukan akhirnya dengan mencoret‎ data yang keliru tersebut dengan membubuhkan paraf.

Klarifikasi Patrich Wanggai Soal Laporan Kasus Penganiayaan di Yogyakarta: Kepala Saya Dipukul

Video Viral Warga Tangkap Buaya, dan Bedah Perutnya Lalu Keluarkan Potongan Tubuh Manusia

Cerita Devina MasterChef, Soal Perempuan dan Alasan Ikut Kompetisi MasterChef Indonesia 2019

Hasil, Klasemen dan Top Skor Liga Spanyol Setelah Barcelona dan Atletico Menang, Lionel Messi 33 Gol

Pihaknya pun tidak berani berspekulasi lebih jauh mengenai data yang tidak sinkron tersebut. Ia hanya mengatakan, kalau kesalahan data tersebut dilakukan oleh salahsatu pihak saja.

"Salahsatunya saja yang salah. Misalkan saksi yang keliru. Sementara data di C1 hologram dan yang dipegang oleh PTPS sama. Mungkin mereka kelelahan. Solusinya seperti itu. Dicoret dan selanjutnya diparaf," ungkapnya.

Liber pun hanya tersenyum ketika disinggung mengenai adanya Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang terjadi di Anambas. Ia hanya mengatakan kalau pihaknya hanya memberikan rekomendasi kepada KPU.

"Masih dalam proses di KPU. Dalam hal ini, kami hanya memberikan rekomendasi saja. Keputusan tetap di KPU," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved